Enam Penjual Kulit Harimau Sumatera Ditangkap di Solok

"Keenam pelaku ini dibawa ke kantor Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar untuk diperiksa lebih lanjut."
Harimau Sumatera (istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Dirjen PHLHK) mengamankan 6 orang pelaku yang diduga kuat menggelar jual beli hewan endemik, harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae). Para pelaku ini diamankan di daerah Kabupaten Solok, Sabtu 18 Februari 2017 malam.

Keenam pelaku ini dibawa ke kantor Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar untuk diperiksa lebih lanjut. Dari para pelaku ini, petugas berhasil mengamankan satu lembar kulit harimau dan 2 potong tulang yang rencananya akan dijual.

Sejauh ini, pihak BKSDA dan Dirjen PHLHK sendiri masih melakukan pemeriksaan terhadap para pelaku. Menurut keterangan dari sejumlah petugas yang ditemui di Kantor BKSDA Sumbar sebelum press release digelar Minggu 19 Februari 2017, penangkapan itu bermula dari 6 orang pelaku yang berencana membawa kulit dan tulang harimau itu melalui jalur darat dari daerah Kerinci.

Petugas yang sudah mengintai gerak-gerik pelaku mengikuti mereka hingga sampai di daerah Kabupaten Solok. Para pelaku langsung diamankan dan dibawa ke Kantor BKSDA Sumbar.

"Kami mendapat laporan dari petugas yang ada di lapangan kalau 6 pelaku dugaan penjual anggota tubuh hewan ini ditangkap, mereka langsung dibawa kesini," ucap salah seorang petugas di BKSDA Sumbar.

Hingga berita ini diturunkan, KLIKPOSITIF masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai penangkapan tersebut dan juga menunggu press release yang digelar oleh pihak BKSDA Sumbar sekitar pukul 14.00 WIB ini. (*)