BKSDA Agam Pasang Umpan Anjing Kampung di Perangkap Harimau

"Perangkap itu terbuat dari besi dengan panjang dua meter"
Perangkap harimau yang dipasang antara Jorong Lambeh dengan Palembayan Tangah Kabupaten Agam (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

AGAM, KLIKPOSITIF -- Guna menghentikan teror Harimau Sumatera yang diduga telah memangsa banyak ternak di wilayah Kecamatan Palembayan Kabupaten Agam-Sumbar, BKSDA Agam akhirnya memasang kandang perangkap.

Perangkap ini, disebut sebagai salah satu cara  paling aman untuk menangkap satwa belang itu.

“Sejak Kamis (16 Maret 2017) kami pasang,’’ ucap Syahrial dari BKSDA Agam saat dikonfirmasi Minggu 19 Maret 2017.

Perangkap yang dipasang BKSDA, berupa kandang besi besar dengan ukuran panjang mencapai dua meter, lebar 80 sentimeter dan tinggi sekitar satu meter lebih sedikit.

Jika harimau itu tertarik dengan umpan, ia akan masuk melalui pintu yang sudah disiapkan.

Selanjutnya, di dalam kandang sudah disiapkan sebuah pemicu yang terhubung dengan tonggak di luar kandang.

Jika terinjak oleh harimau, pintu kandang akan tertutup otomatis, sehingga si harimau tak akan bisa kemana-mana.

Dalam perangkap itu, dikasih umpan seekor anjing kampung.

Namun, seandainya harimau itu terperangkap, bisa dipastikan anjing itu tak akan bisa disentuh oleh harimau, sebab antara keduanya dipisahkan oleh sebuah terali yang terlihat cukup kokoh.

Lokasi perangkap itu, terletak di dekat Sawah Liek atau di jalan sempit yang menghubungkan Jorong Palembayan Tangah dan Jorong Lambeh, Nagari Ampek Koto, Kecamatan Palembayan, Agam-Sumbar.

Perangkap itu ditaruh 10 meter dari jalan kecil tersebut.

Kendati tempat perangkap itu cukup terbuka, di atasnya terlihat hutan yang cukup lebat yang menjadi dugaan masyarakat sebagai tempat perlintasan harimau tersebut.

“Sampai sekarang belum disentuh harimau, sementara anjing itu kita jadikan umpan karena permintaan dari pawang,’’ sebutnya.

Menurut Syahrial, harimau itu diduga berjumlah satu ekor. Menurutnya, jika tertangkau harimau itu akan dikarantina atau dipindahkan ke tempat lain ... Baca halaman selanjutnya