Korban Prostitusi Online di Padang Dibanderol Rp800 Ribu per-Jam

"Harga tersebut berlaku untuk semua umur wanita yang bekerja dengan dua mucikari yang ditangkap oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumbar, Minggu, 16 April lalu"
Penangkapan Dua Pelaku Prostitusi Online di Padang (KLIKPOSITIF/Halbert Chaniago)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Pelaku prostitusi online di Padang membanderol wanita yang dijaringnya dengan harga Rp800 per-jam.

Harga tersebut berlaku untuk semua umur wanita yang bekerja dengan dua mucikari yang ditangkap oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumbar, Minggu, 16 April lalu.

"Untuk tarif yang dipatok oleh mucikari ini Rp800 ribu per jamnya (short time), sementara untuk long time dipatok Rp1,8 juta," kata Dir Reskrimum Polda Sumbar, Kombes Pold Edri Ardimurlan Chaniago, Selasa 18 April 2017.

Dalam setiap transaski sebut Edri, mucikari tersebut mendapatkan keuntungan sebesar Rp300 ribu dari perdagangan seksual yang mereka lakukan.

"Untuk pembagian penghasilan tersebut dibagi Rp300 ribu untuk mucikari dan Rp500 ribu untuk korban," jelas dia.

Edri mengungkapkan, dua mucikari itu menjaring wanita untuk praktek prostitusi online ini melalui media sosial.

"Awalnya mereka hanya berteman dan diajak untuk menginap di hotel lalu dibujuk untuk ikut dalam praktek prostitusi," papar Edri.

Menurutnya untuk wanita yang menjadi korban praktek protitusi tersebut merupakan warga Kota Padang dan beberapa orang lainnya berasal dari daerah lain di Sumatera Barat.

Baca Juga : Prostitusi Online Terungkap di Padang, 10 Orang Diamankan

"Dari enam orang yang kami amankan, empat orang merupakan warga Kota Padang dan dua lainnya warga Padang Panjang," sebutnya kemudian.

"Seluruh korban sudah kami titipkan di Balai Rehabilitasi Andam Dewi untuk direhab," tutupnya.

[Halbert Caniago]