Tidak Miliki Izin Usaha Penyimpanan Obat, Rumah Mewah di Padang Digrebek BPPOM

"Rumah berlantai dua itu diduga dijadikan sebagai gudang Pedagang Besar Farmasi (PBF) ilegal"
Rumah mewah yang dirazia oleh BPPOM dan Polda Sumbar karena tak memiliki izin PBF. (istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- BPPOM Sumbar bersama dengan Ditreskrimsus Polda Sumbar menggerebek sebuah rumah mewah di Jalan Kartini No.22, RT 1 RW I, Kelurahan Padang Pasir, Kecamatan Padang Barat, Padang-Sumbar, Kamis 20 April 2017. 

Rumah berlantai dua itu diduga dijadikan sebagai gudang Pedagang Besar Farmasi (PBF) ilegal. Ratusan merk obat izin dokter terkenal pun harus diamankan untuk dilakukan pemeriksaan di dalam rumah mewah tersebut.

Pantauan KLIKPOSITIF, tampak keluaran merek obat seperti Kimia Farma, PT Novapharin, Sampharindo, PT Pharma Laboratories, Ciubros Farma, PT Molex Ayus, PT Yarindo Farmatama, dan lainnya diangkut dengan dua unit mobil bak terbuka.

Kepala BPOM Sumbar, Zulkifli mengatakan, ada sekitar 335 Koli dari 80-an merk obat terkenal. "Obatnya berizin. Namun, izin PBF-nya yang tidak ada," ungkap Zulkifli kepada awak media.

Dia menambahkan, selanjutnya BPPOM akan melakukan uji laboratorium terhadap obat tersebut. Sebab, diduga dari hasil penyelidikan pihaknya, juga terdapat jenis obat keras yang sudah dilarang edar.

"Selanjutnya, pemilik akan diperiksa. Jika ada unsur pidana yakni UU Kesehatan, maka akan diusut oleh pihak kepolisian," sebutnya.

[Cecep]