Pemilik Rumah Sebut Sedang Mengurus Ijin PBF

"Disini hanya gudang sementara. Tadinya diurus izin gudang untuk apotek"
Ratusan obat yang berada di rumah mewah di Jalan Kartini Padang disita sementara menjelang izin PBF di rumah tersebut keluar. (KLIKPOSITIF/Cecep)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Usai digerebek oleh BPPOM dan Polda Sumbar, Rika Sandri (31), pemilik rumah mewah di Jalan Kartini yang izin tempat penyimpanan obatnya tidak ada, mengakui jika obat-obatan tersebut memang sengaja disimpan di rumah tersebut.

Hal itu dilakukannya sembari menunggu pembuatan gudang dan izin Pedagang Besar Farmasi (PBF) keluar.

 Baca: Tidak Miliki Izin Usaha Penyimpanan Obat, Rumah Mewah di Padang Digrebek BPPOM

"Disini hanya gudang sementara. Tadinya diurus izin gudang untuk apotek. Makanya, dibuka apotek yang lebih besar di kawasan Blok A biar bisa muat barang lebih banyak. Tapi, izin sedang berjalan. Kejadiannya sudah seperti ini," ungkap Rika saat ditemui KLIKPOSITIF di lokasi kejadian.

Dia mengatakan, usaha penyimpanan obat keras tersebut baru dijalani dan tentunya obat itu dipasok dari PBF. "Untuk obat K sudah dua bulanan," katanya.

[Cecep]