Nekat Hadang Perampok, Pemuda di Bukittinggi Meninggal Dunia

"Sesampai di dalam, pelaku langsung mencekik dan merampas kalung emas milik Rosna"
Ilustrasi (Net)

BUKITTINGGI,KLIKPOSITIF -- Fadly (26) ditemukan meninggal dunia setelah ditikam oleh perampok yang menyambangi rumahnya di RT 02 RW 03 Kelurahan Puhun Pintu Kabun, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Bukittinggi-Sumbar sekitar pukul 18.30 WIB Kamis 20 April 2017.

Kejadian ini berawal ketika pelaku datang sekitar pukul 17.00 WIB ke rumahnya dengan keperluan layanan pijat kepada Ibu korban Rosna Juwita (68).

Pelaku sendiri diketahui datang ke rumah korban bersama dengan seorang wanita dan anak kecil. Namun karena pasien banyak, Ibu korban menolak dan menyuruh pelaku untuk kembali selepas Magrib.

Berselang tidak lama, pelaku kemudian kembali mendatangi rumah korban seorang diri. Begitu sampai di lokasi, pelaku langsung masuk ke dalam rumah korban.

Sesampai di dalam, pelaku langsung mencekik dan merampas kalung emas milik Rosna. Kontan saja Rosna berteriak setelah pelaku menyelesaikan aksinya.

Teriakan Rosna kemudian didengar oleh Fadly. Fadly yang kebetulan berada disebelah rumahnya, langsung mengejar pelaku.

Selama pengejaran, pelaku sempat tersusul oleh Fadly. Namun nahas, pelaku lalu berbalik dan menikam Fadly.

"Tepat di lehernya," kata Kapolsek Kota Bukittinggi Kompol Zahari Almi pada KLIKPOSITIF.

Usai melakukan itu, pelaku kemudian kabur dengan menggunakan mobil minibus. Fadly yang bersimbah darah tersebut lalu dievakuasi ke RSAM, sayang nyawanya tak tertolong.

"Kita tengah dalami kasus ini," pungkas Zahari kemudian.

[Hatta Rizal]