Sebelum Menggerebek Rumah Mewah, Ini yang Dilakukan BPPOM

"untuk melakukan penggerebekan, BPPOM dan Ditreskrimsus telah melakukan penyelidikan dan pengintaian selama satu bulan"
Lokasi penggerebakan rumah yang tempat penyimpanan obatnya tak berizin di Padang. (istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kepala BPPOM Sumbar, Zulkifli mengatakan, untuk melakukan penggerebekan, BPPOM dan Ditreskrimsus telah melakukan penyelidikan dan pengintaian selama satu bulan.

Baca : Tidak Miliki Izin Usaha Penyimpanan Obat, Rumah Mewah di Padang Digrebek BPPOM

Setelah memastikan lokasinya, barulah penggerebekan tersebut dilakukan. Kata Zulkifli, target operasi merupakan hasil dari pengawasan rutin BPPOM di luar Kota Padang. "Anggota saya sudah lama mencari sumber ini. Lebih satu bulan," ungkap Zulkifli.

Kecurigaan terhadap lokasi tersebut bermula setelah pemesanan obat yang dilakukan berbagai apotek di luar Kota Padang tidak sebanding dengan stok barang di apotek pemilik yang ada di salah satu toko di Pasar Raya Padang.

Dia menambahkan, nilai obat yang telah disita bernilai ratusan juta rupiah. "Informasi yang terkumpul, memang mengarah pada lokasi penggerebekan ini. Memang benar, di rumah ini disimpan. Yang jelas, di lokasi ini tidak ditemukan izin sebagai tempat distribusi atau penyimpanan obat," ujarnya.

[Cecep]