Gempa 5,3 SR Mentawai Berada di Zona Seismic Gap, Tingkatkan Kewaspadaan

"pusat gempa yang terjadi di sekitar kawasan Kabupaten Kepulauan Mentawai tersebut ada di zona gelap kegempaan atau Seismic Gap yang berpotensi menimbulkan gempa dan tsunami berkekuatan besar."
Ilustrasi. (Net)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Gempa yang terjadi Jumat (21/4) pukul 11.00 WIB, di kordinat 2.121 Lintang Selatan (LS) dan 99.55 Bujur Timur, kebupaten kepulauwan Mentawai, dengan kedalaman 103 kilometer arah tenggara kepulauan tersebut, berada di zona Seismic Gap, yang juga merupakan bagian dari kawasan megatruss dan menyimpan potensi gempa besar yang selama ini telah banyak diteliti oleh para ahli.

Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Sumbar Ade Edward, di Padang, Jumat (21/4) kepada Klikpositif, mengatakan, pusat gempa yang terjadi di sekitar kawasan Kabupaten Kepulauan Mentawai tersebut ada di zona gelap kegempaan atau Seismic Gap yang berpotensi menimbulkan gempa dan tsunami berkekuatan besar.

"Seismic gap adalah zona patahan yang pernah diketahui aktivitas kegempaannya, tetapi sejak lama tidak terjadi gempa, sebuah titik atau koordinat yang berada dalam jalur seismik aktif," kata Ade.

Ia menambahkan, titik semacam ini sebetulnya tidak sedang tertidur, namun jarang tercatat gempa, sifatnya diam, dan lansung terjadi gempa besar. Potensi gempa besernya belum keluar, namun saat ini dari titik terjadi gempa yakni di kawasan Tua Pejat mengarah ke Siberut, dimana lokasi tersebut sangat rawan jika terjadi gempa.

Sebab itu, IAGI mengharapkan pemangku kepentingan yang ada di Sumatera Barat, pemerintah pusat, hingga masyarakat perlu untuk menyadari hal tersebut, dan mengambil langkah-langkah antisipasi kebencanaan, yang dilakukan terus menerus.

"Saya berharap untuk mitigasi bencana dilakukan secara rutin, jangan hanya saat terjadi gempa ingat lagi mitigasi bencana, dan saat tidak terjadi gempa kita kembali lalai. Mitigasi bencana itu harus kontiniu, mulai dari kesiapan masyarakat menghadapi bencana, kesiapan SDM penanggulangan bencana, hingga peningkatan peralatan yang dibutuhkan untuk kebencanaan yang harus terus menerus ditambah serta dikembangkan," jelasnya.

Gempa yang terjadi di kawasan tersebut selain ... Baca halaman selanjutnya