Ini Tanggapan Perusahaan Gula yang Tidak Berlabel SNI

"Untuk distribusi pihaknya selalu berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan"
Gula (Net)

KLIKPOSITIF - Perusahaan yang memberikan kemasan pada 30 ton gula pasir yang diamankan oleh Polda Sumbar kemarin, Selasa (26/4), CV Rimbun Padi Berjaya menyebut kemasan yang pada gula pasir itu hanya untuk membantu konsumen.

Pimpinan perusahaan CV Rimbun Padi Berjaya Tanto mengatakan, gula pasir yang diamankan oleh Ditreskrimum Polda Sumbar itu merupakan gula yang dibeli dari dalam karung.

"Jika selama ini kemasan gula itu berupa plastik putih dengan karet, kami memberikannya kemasan," katanya pada sejumlah wartawan pada Rabu 27 April 2016 sore.

Perusahaan itu sebut Tanto telah beroperasi sejak tahun 2009 lalu, ia mengaku untuk distribusi pihaknya selalu berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

"Gula ini memang sudah beredar ke pasaran, namun untuk distribusi gula yang sengaja kami berikan kemasan ini selalu dikoordinasikan dengan dinas terkait," papar Tanto.

Sebagai pedagang katanya, perusahaan hanya mengambil keuntungan dari selisih harga pembelian gula dalam karung dengan gula dalam kemasan. CV. Rimbun Padi Berjaya diakuinya tidak mengetahui tentang kewajiban pihaknya sebagai distributor untuk memasang label SNI.

"Ketika konsultasi dengan Disperindag disebutkan label SNI itu untuk produsen dan produk impor, sedangkan kami hanya distribusi dan memberikan kemasan," tuturnya.

[Ocky Anugerah]