Sebelum Ditangkap, Pengedar Ganja 50 Kilogram Sempat Tabrak 2 Mobil Polisi di Pasaman

"Namun para pengedar berusaha menerobos mobil patroli, lalu mundur dan menabrak mobil Briptu Rahmat Hidayat yang mengejarnya dari arah Rao."
Tiga pengedar ganda kering yang berhasil diamankan tim gabungan Polres Pasaman. (KLIKPOSITIF/Man St Pambangun)

KLIKPOSITIF - Tiga orang tersangka pengedar ganja kering seberat 50 kilogram yang ditangkap aparat kepolisian Polres Pasaman, ternyata sempat menabrak dua unit mobil polisi saat mobil Daihatsu Grand Max yang ditumpangi tersangka, kejar-kejaran dengan mobil petugas di kawasan Lubuk Sikaping, Kamis, 28 April 2016 dinihari. 

Sumber KLIKPOSITIF di Mapolres Pasaman menyebut bahwa dua unit mobil yang ditabrak oleh mobil yang dikendari pelaku, yakni mobil patroli dan mobil avanza milik polisi. Kaca depan mobil patroli mengalami pecah di bagian depan sedangkan mobil Avanza, bodi depannya ringsek ditabrak mobil pelaku. 

Ia juga membeberkan bahwa Penangkapan ketiga pengedar itu berawal dari informasi yang diperoleh polisi dari masyarakat pada Rabu, 27 April 2016 sekitar pukul 20.00 WIB. Masyarakat itu mengatakan bahwa akan ada mobil Daihastu Grand Max warna silver bernomor polisi BA 1453 LN yang membawa ganja kering dan akan melintas di Kecamatan Rao. 

Mendengar informasi tersebut, petugas yang terdiri dari Brigadir Sandi, Briptu Rahmat Hidayat dan Briptu Atriyo Sakti, kemudian melakukan patroli di wilayah hukum Rao. Beberapa jam kemudian, petugas menemukan mobil dengan ciri-ciri yang sama, sehingga petugas langsung mengejar mobil tersebut.

Para pelaku yang mengetahui mobilnya dikejar oleh mobil Avanza yang ditumpangi polisi, langsung memacu kecepatannya ke arah Lubuk Sikaping, sehingga aksi kejar-kejaran antara petugas dan pelaku langsung terjadi. Petugas yang tidak ingin buruannya lolos, langsung meminta bala bantuan kepada Kanit SPKT Polres Pasaman, Ipda Sidabutar.

Kemudian, Ipda Sidabutar bersama anggotanya, langsung merespon bantuan tersebut ... Baca halaman selanjutnya