Pertengahan Juli, Kawasan Mandeh akan Diatur Perda Zonasi

"Direncanakan bulan Mei sudah masuk ke DPRD Sumbar untuk diparipurnakan"
Kawasan Wisata Terpadu Mandeh. (istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) sedang menyiapkan Peraturan Daerah (Perda) tentang zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, termasuk kawasan wisata Mandeh. Hal itu dilakukan agar investasi bisa masuk dengan aman ke Raja Ampat-nya Sumatera itu.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Yosmeri mengatakan, kawasan Mandeh terdiri dari pesisir pantai dan pulau kecil. Pihaknya sedang menyiapkan Perda Zonasi yang akan rampung pada pertengahan bulan Juli 2017 nanti. Direncanakan bulan Mei sudah masuk ke DPRD Sumbar untuk diparipurnakan.

"Kami sedang siapkan Perda-nya, dalam waktu dekat kami akan melakukan konsultasi publik. Di Mandeh ada darat dan laut. Kami mengurusi soal laut, nanti setelah perda rampung semua urusan yang bersentuhan dengan air laut menjadi kewenangan provinsi," ungkapnya.

Yosmeri menjelaskan, Perda Zonasi nantinya akan mengatur pengelolaan kawasan Mandeh seperti, kawasan masyarakat, kawasan wisata dan kawasan konservasi. Bisa jadi setelah ada Perda, semua kegiatan yang telah berlangsung seperti, keramba apung akan digeser, termasuk persoalan bakau.

Dijelaskannya, untuk persoalan bakau yang diributkan saat ini diatur oleh RTRW Kabupaten, namun setelah Perda rampung akan jadi kewenagan provinsi. "Untuk hutan lindung sudah jelas kewenangan Dinas Kehutanan, kami yang disentuh air laut," selorohnya.

Dia menegaskan, saat ini tidak satupun investasi boleh masuk. Pasalnya, kawasan tersebut belum memiliki aturan yang jelas dalam tata kelola kawasan. "Pak Gubernur juga sudah menekankan untuk memprioritaskan Perda selesai dengan cepat," tutupnya.

Sebelumnya, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengkui keterlambatan aturan menjadi pemicu terjadinya persoalan Mandeh. Dengan banyaknya pulau kecil yang ada, perlu dilakukan zonasi supaya tertata dengan fungsinya masing-masing.

[Joni Abdul Kasir]