Intensitas Gempa Meningkat, Wagub Minta Masyarakat Waspada

"Dia meminta masyarakat yang ada di Sumbar untuk tetap tenang dan daerah ini masih rawan terjadi gempa-gempa kecil serta diminta tidak panik"
ilustrasi (istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Berdasarkan hasil monitoring Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Padang Panjang, gempa yang menguncang Sumatera Barat (Sumbar) selama bulan April telah terjadi sebanyak 42 kali gempa bumi, sementara yang dirasakan adalah tiga kali gempa.

Masih rawannya Sumbar diguncang beberapa kali gempa membuat Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit angkat bicara. Dia meminta masyarakat yang ada di Sumbar untuk tetap tenang dan daerah ini masih rawan terjadi gempa-gempa kecil serta diminta tidak panik.

"Untuk itu, jika terjadi gempa kecil tidak perlu panik menghadapinya karena tidak semua gempa berpotensi tsunami," ujarnya.

Namun, meskipun gempa tersebut hanya gempa kecil, Wabug tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada jika terjadi gempa. Apalagi, jika itu berskala besar. Dalam hal ini, Pemprov Sumbar berupaya untuk melakukan pelatihan dan sosialisasi dalam penanganan dini gemapa jika suatu waktu terjadi.

"Jadi, kita akan berupaya untuk melakukan berbagai upaya sebagai bentuk memperkuat mental masyarakat dalam menghadapi jika terjadi gempa," ulasnya.

Selain itu, Pemprov juga berupaya untuk melakukan penambahan shelter dan perbaikan sirine peringatan dini. "Dengan dilakukan beberapa upaya ini, masyarakat tidak akan lagi takut dalam menghadapi gempa," paparnya.

Kepala BMKG Padangpanjang, Rahmat Triyono mengatakan, berdasarkan hasil monitoring BMKG Stasiun Geofisika Padangpanjang mencatat, selama bulan April 2017 di wilayah Sumatra Barat (Sumbar) dan sekitarnya telah terjadi sebanyak 42 kali gempa bumi dan hanya tiga yang dirasakan.

[Joni Abdul Kasir]