Tiga Unit Excavator Diamankan di Tambang Ilegal Pasaman

"Saat ini alat berat tersebut dalam kondisi rusak, tapi sudah disegel atau dipasang police line"
Alat berat yang ada di daerah tambang ilegal di Pasaman. (KLIKPOSITIF)

PASAMAN, KLIKPOSITIF -- Tiga unit excavator diamankan Polres Pasaman dari lokasi tambang emas ilegal di Lanai Hilir Nagari Cubadak, Kecamatan Duo Koto, Kabupaten Pasaman-Sumbar, Rabu 3 Mei 2017 sore hingga malam ini. Sementara, operator alat berat tersebut berhamburan melarikan diri dari lokasi.

Pengamanan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Pasaman, Kompol Cipto Harjono bersama personil Satpol PP Pasaman. "Ya benar, kita berhasil mengamankan tiga unit excavator yang ada di lokasi," kata Kapolres Pasaman, AKBP Reko Indro Sasongko ketika dikonfirmasi KLIKPOSITIF, Rabu malam.

Menurut Kapolres, tiga unit alat berat yang diamankan itu berwarna kuning, orange dan hijau. Ketiga alat berat itu dibawa ke Mapolres Pasaman di Lubuk Sikaping. "Tadi siang sudah saya perintahkan Wakapolres dan Kapolsek Duo Koto dengan membawa anggota untuk meluncur ke lokasi, ini hasilnya," ujar Kapolres.

Saat ini alat berat tersebut dalam kondisi rusak, tapi sudah disegel atau dipasang police line. Pihaknya tidak mudah percaya begitu saja, polisi akan melakukan pemeriksaan. "Sedangkan pelaku saat ini masih dalam penyelidikan kita karena mereka ada yang melarikan diri," tambahnya.

Sementara itu, Wakapolres Pasaman, Cipto Harjono menambahkan sewaktu pengamanan tiga unit alat berat berjalan dengan lancar. Masyarakat setempat mendukung pihak keamanan dengan penuh suka dan cita dalam pengamanan alat tersebut.

"Alhamdulillah, tidak ada kendala. Saya baru sampai di Mapolres. Kita akan upayakan alat berat itu bisa sampai di Mapolres nantinya," sebut Cipto.

[Man St Pambangun]