Komplotan Begal Spesialis Waria di Bali Ditangkap

Barang bukti para pelaku begali di Bali yang diamankan polisi.
Barang bukti para pelaku begali di Bali yang diamankan polisi. (KLIKPOSITIF/Bobby Andalan)

KUTA, KLIKPOSITIF -- Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kuta menangkap tujuh pemuda pelaku pembegalan yang meresahkan warga. Dalam aksinya, mereka seringkali menyasar waria . Kapolsek Kuta, Komisaris I Wayan Sumara menjelaskan, dalam aksinya ketujuh pelaku menggunakan enam unit sepeda motor.

Mereka berkeliling mencari mangsanya. Begitu mangsa telah didapat, komplotan ini kemudian berbagi tugas. Dua orang mengawasi pergerakan warga dari kejauahan, sisanya menghampiri korbannya. Komplotan ini beraksi pada Sabtu 22 April 2017 lalu sekira pukul 03.30 WITA.

baca juga: Maling Bobol Kantor Walinagari di Padang Pariaman

Komplotan ini berangkat dari Jalan Diana Pura, Seminyak, Kuta untuk mencari mangsanya. Mereka berputar-putar cukup lama menyusuri beberapa ruas jalan. Ketika tiba di depan sebuah minimarket di Jalan Legian, Kuta, salah seorang tersangka bernama Iwan berhenti dan diikuti rekan-rekannya.

Dia kemudian menghampiri dua orang waria yang tengah mangkal. Tanpa banyak tanya, Iwan langsung memukuli kedua korban. Aksi Iwan kemudian diikuti oleh rekannya yakni Dewa, Alex, Ardi dan As. Sementara, dua pelaku bernama Septi dan Elton mengawasi dari depan minimarket tersebut.

baca juga: PSBB Diperketat, Gubernur Sumbar: Penjagaan Pintu Masuk Sumbar Diambil Alih TNI-Polri

Tak hanya memukuli korbannya, mereka juga merampas barang berharga kedua waria yang bernama Natasya Kilapong dan Vhelly Roring Pandey. Setidaknya mereka merampas sejumlah barang berharga seperti empat unit handphone merk Vivo, Iphone 6, Iphone 4 dan Samsung A5 serta merampas kartu ATM lalu uang tunai senilai Rp600 ribu.

"Usai memukuli korban dan merampas barang-barang berharga milik korban, mereka kabur dan kembali ke rumah masing-masing," kata Sumara, Rabu 3 Mei 2017.

baca juga: Jelang PSBB, Polsek Kubung Berikan Bantuan Sembako Bagi Masyarakat

Selanjutnya, dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan CCTV para pelaku dapat diidentifikasi. Mereka kemudian ditangkap di tempat berbeda. Iwan ditangkap di kamar kosnya di Jalan Pulau Yoni Denpasar. Begitu pula dengan Dewa, Elton dan Septi yang ditangkap di kediamannya masing-masing.

Sementara, Alex ditangkap di Jember, Jawa Timur. Sedangkan Ardi dan As masih dalam perburuan polisi . "Mereka mengakui semua perbuatannya. Mereka kita jerat dengan pasal 365 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara," papar Kapolsek.‎

baca juga: Larang Pemuda Berkumpul, Pria di Bukittinggi Meninggal Dunia karena Dikeroyok

[Bobby Andalan]

Penulis: Agusmanto