Terkait Persoalan Debu Proyek Jalan di Pessel, DPRD Nilai Pemprov Sumbar Cuek

"Ia menilai pemprov kurang tanggap dan tidak peduli terhadap persoalan itu,"
Jalan di Pessel yang Masih Dalam Proses Pelebaran (Joni Abdul Kasir/Klikpositif)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Persoalan debu pelebaran jalan di Kabupaten Pesisir Selatan terus berlanjut hingga ke Sidang Paripurna DPRD Provinsi Sumatera Barat dalam Agenda Laporan Reses Anggota Dewan.

Syaiful Ardi Angota Komisi V Dapil Pessel-Mentawai meradang saat sidang berlangsung Selasa 2 Mei 2017 di ruang sidang DPRD Sumbar. Ia menilai pemprov kurang tanggap dan tidak peduli terhadap persoalan itu, padahal masyarakat Pessel sudah mengeluhkan persolan debu.

"Saya telepon Kadis PU Provinsi Sumbar malah tidak diangkat, padahal saya hanya ingin PU menyampaikan kepada pihak proyek dan balai agar menggubris persolan itu. Jujur, saya sangat kecewa dengan Kadis PU," sebutnya.

Menurut Syaiful, persolan debu, masyarakat sangat dirugikan dalam hal kesehatan dan perkonomian.

"Secara kesehatan masyarakat tiap hari, siang, malam, menghirup debu. Belum lagi mereka yang berjualan di sepanjang jalan harus menanggung rugi akibat jualan mereka terkena debu, ini harus jadi perhatian pemerintah," tegasnya.

Menanggapi persolan itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit berjanji akan menyampaikan persoalan itu kepada balai jalan. "Benar apa yang dikatakan pak Syaiful itu. Nanti akan saya sampaikan kepada kepala balainya agar menjadi perhatian khusus bagi mereka," ujarnya.

Wagub mengungkapkan, selain persoalan debu, juga terjadi keterlambatan pengerjaan jalan pada paket Kambang-Inderapura. " Saya dapat laporan dari Dinas PU pengerjaan juga tidak maksimal," tutur wagub.

Sementara PPK pelebaran jalan paket Kambang-Inderapura Filino Kalani mengatakan telah melayangkan surat peringatan kepada rekanan agar debu bisa direduksi.

Ia juga mengakui telah terjadi keterlambatan dalam pembangunan. Namun, jika rekanan tetap ridak bisa mencapai target maka perusahaan akan di blaclist. "Bisa diblacklist, setelah tahapan-tahapan dilalui terlebih dahulu," sebutnya.

Untuk ... Baca halaman selanjutnya