Polresta Padang Bakal Proses Kasus Penggelapan Syamsu Rahim

"Penyidikan tetap akan dilakukan di Padang"
Ilustrasi (Net)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kepolisian Resor Kota Padang mengaku tidak akan melimpahkan kasus dugaan penggelapan yang dilakukan oleh mantan Ketua DPRD Sawahlunto, Syamsu Rahim.

Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Daeng Rahman mengatakan, pihaknya saat ini tengah mempelajari laporan persoalan hukum yang disampaikan oleh mantan anggota DPRD Sawahlunto, atas nama Darwin Kasimin.

Baca Juga : Mantan Ketua DPRD Sawahlunto Dipolisikan Terkait Penggelapan

"Penyidikan tetap akan dilakukan di Padang," katanya pada KLIKPOSITIF.

Terkait proses hukum, pihak kepolisian sebut Daeng akan memeriksa kedua belah pihak yang berbenturan dalam praktek dugaan penggelapan dana asuransi itu.

"Kalau buktinya telah cukup, terlapor ini akan kami periksa dan sebelumnya pelapor sendiri juga akan kami periksa," lanjut dia.

Sebelumnya diketahui, Mantan ketua DPRD Sawahlunto, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) partai Nasional Demokrat, Syamsu Rahim dilaporkan atas dugaan penggelapan uang asuransi, kepada pihak kepolisian.

Syamsu Rahim dilaporkan oleh Darwin Kasimin mantan anggota DPRD Sawahlunto periode 1999-2004, pada Selasa 9 Mai 2017 ke Mapolresta Padang, karena pelaporan merasa dirugikan, sebab uang asuransi yang diserahkan pihak Asuransi Bumi Putera kepada syamsu Rahim tidak diserahkan pada dirinya.

Menurut laporan terlapor tersebut, pada tanggal 20 Juli 2004, pihak Bumi Putera yang menjadi rekanan untuk dana asuransi anggota dewan saat itu telah menyerahkan uang asuransi kepada terlapor (Syamsu Rahim) sebanyak Rp206.577.000 tetapi tidak diserahkan kepada pelapor.

Dalam laporan dengan nomor LP/ 935/ K/ V/2017/ SPKT UNIT I pelapor merasa dirinya dirugikan oleh terlapor dengan jumlah ratusan juta rupiah.

[Halbert ... Baca halaman selanjutnya