Diteror Lewat SMS, Walikota Bukittinggi Lapor Polisi

"Ia mengaku mendapatkan SMS dari 4 nomor berbeda"
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Ocky Anugrah Mahesa)

BUKITTINGGI,KLIKPOSITIF -- Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mendatangi Mapolres Bukittinggi terkait tindakan pencemaran nama baik dan teror yang diterimanya lewat layanan pesan singkat telepon genggam (SMS).

Ia mengaku mendapatkan SMS dari 4 nomor berbeda tak dikenal yang menyebutkan jika ia telah berbuat tindakan asusila dan menghamili seorang warga Birugo, Kota Bukittinggi.

"Saya disebutkan sudah menghamili orang, ini sudah keterlaluan sekali. Makanya saya lapor," kata Ramlan saat melaporkan kasusnya di Polres Bukittinggi, Senin 15 Mei 2017.

Pesan tersebut menyebutkan, Ramlan telah menghamili seorang warga Birugo, karena takut terbongkar, Ramlan terpaksa harus mengangkat Kadis Kesehatan Kota yang baru setelah yang lama mengundurkan diri.

Kebetulan, Kadis Kesehatan Bukittinggi yang baru ini adalah orang Birugo.

"Bagi saya ini sudah kelewatan, sebelumnya sejak sebulan terakhir saya sudah sering dapat SMS yang menyebutkan saya dapat uang 320 juta atau yang lainnya, tapi saya biarkan. Tapi kalau yang ini saya tak terima, apalagi SMS ini juga dikirim kepada pejabat Bukittinggi lainnya," jelas dia.

Sementara pihak Kepolisian Bukittinggi sudah menerima laporan resmi dari Ramlan dan berjanji segera menindaklanjutinya.

[Hatta Rizal]