Indonesia dalam Karya Seniman Sumbar di Bakaba #6

"Pada iven BAKABA #6 ini, Anton menjelaskan bahwa tema yang diangkat adalah Indonesia. "
Pameran Karya Seni di Bakaba #6 (ist)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Puluhan karya seniman Sumatra Barat dipamerkan di Jogja Gallery, Yogyakarta sejak Kamis 18 Mei 2017 hingga 31 Mei 2017 mendatang.

Pameran seni bertajuk BAKABA #6: Indonesia ini digelar oleh Sakato Art Community atau kelompok seniman Sumatra Barat yang berada di Yogyakarta.

Anton Rais Makoginta, salah seorang kurator dan tim perumus BAKABA mengatakan, pameran seni ini merupakan kegiatan tahunan yang telah digelar sejak tahun 2010. Awalnya kegiatan ini diadakan dua tahunan tapi sejak tahun 2014, iven yang memamerkan karya seniman Sumbar ini digelar satu kali setahun.

"Sakato Art Community ini sendiri sudah berdiri sejak tahun 1995. Dulunya dinamakan Sanggar Sakatao, kelompok seni, dan akhirnya sekarang lebih dikenal dengan SAC atau Sakato Art Community yang saat ini telah menghimpun lebih kurang 150 seniman Sumbar di Jogja," kata Anton usai Opening Ceremony BAKABA #6 (Sakato Art Community).

Pada iven BAKABA #6 ini, Anton menjelaskan bahwa tema yang diangkat adalah Indonesia. Dimana para seniman Sumbar akan menampilkan karyanya dan melihat Indonesia sekarang yang dituangkan dalam karya seni.

"Seperti dilihat di galeri ini banyak karya seperti seni lukis, patung, instalasi, fotografi yang coba digambarkan masing-masing seniman menurut bidangnya. Secara keseluruhan, BAKABA #6 ini coba menampilkan Indonesia menurut perspektif seniman khususnya seniman Sumbar," kata Anton yang juga menampilkan karyanya yang berada dibagian depan galeri.

Ia menjelaskan bahwa Indonesia saat ini tengah diterpa isu baik itu politik, ekonomi, sosial, dan bahkan agama. Isu ini sendiri menurut Anton bersumber dari 'Indonesia' itu sendiri dan hal inilah yang menjadi ide dalam tema BAKABA #6 tahun ini.

"Ada 80 karya dari 80 seniman yang lolos dalam penilaian kurator. Semuanya bertemakan Indonesia menurut perspektif masing-masing. Ibarat pepatah minang, saat ... Baca halaman selanjutnya