Terungkap, Ini Penyebab Lambannya Penanganan Kekeringan Lintau

"Surat BSW V tak DIbalas dan Mengendap di DPMPTSP "
Rapat membahas Irigasi Sangki I di Kantor Gubernur Sumbar, Jumat 19 Mei 2017 sore. (Hijrah Adi Sukrial)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Meski sudah dua tahun mengalami kekeringan, hingga saat ini masyarakat Kecamatan Lintaubuo, Kabupaten Tanahdatar belum juga mendapatkan jalan keluar. Irigasi Batang Sangki I sebagai sumber air warga tak kunjung diperbaiki. Jumat 19 Mei 2017, pihak Pemprov Sumbar bersama Pemkab Tanahdatar dan Balai Sungai Wilayah V menggelar rapat membahas hal ini. Kendalanya pun terungkap.

Rapat yang dipimpin Asisten Bidang Pembangunan Pemprov Sumbar itu dihadiri Dinas Kehutanan Sumbar, Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu, Dinas Lingkungan Hidup Sumbar, Satker Irigasi Batang Sinamar dan Bupati Tanahdatar yang diwakili Asisten Mukhlis.

Dalam rapat tersebut, Kasatker Irigasi Batang Sinamar, Yuliadra mengatakan sudah mengirim surat permohonan izin pinjam pakai ke Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) sejak 2 Februari, namun tak pernah dibalas.

Lalu pada tanggal 8 Mei, setelah tim kehutanan survei ke Pangian, Balai Sungai Wilayah V kembali mengirim surat permohonan izin pinjam pakai melalui DPMPTSP dan baru dibalas pada 17 Mei 2017.

Staf DPMPTSP Yulinazra mengakui, memang ada surat masuk pada 2 Februari 2017. Namun, karena suratnya hanya satu lembar, penerima menyangka bukan surat permohonan izin pinjam pakai, sehingga dikirim ke bidang yang salah. Di bidang tersebut, surat itu tak ditindaklanjuti.

Mendengar hal demikian, Asisten 2 Syafrudin langsung meradang dan mempertanyakan kenapa surat yang berhubungan dengan kepentingan orang banyak tak cepat direspon. Syafrudin juga mempertanyakan kenapa Kepala DPMPTSP tak hadir rapat, padahal sudah diwanti-wanti bahwa rapat membahas irigasi Batang Sangki I ini tak boleh diwakilkan.

Pada rapat tersebut terungkap bahwa untuk pengurusan izin pinjam pakai kawasan kehutanan ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, namun pihak Balai Sungai Wilayah V menyatakan bahwa mereka hanya bersedia memenuhi satu syarat, yaitu surat ... Baca halaman selanjutnya