Indonesia – Swedia Tandatangani Dua Kerjasama

"Penandatanganan kerjasama dua negara ini, seiring dengan kunjungan pertama pihak pemerintah Swedia setelah 65 tahun hubungan kedua negara, melalui Raja Swedia Carl XVI Gustaf"
Presiden Jokowi dan Raja Swedia Carl XVI Gustaf menyampaikan pernyataan pers bersama usai pertemuan bilateral, di Istana Bogor, Jabar, Senin (22/5) (setkab)

KLIKPOSITIF -- Pemerintah Indonesia dan Swedia menandatangani dua dokumen kerja sama di bidang bebas visa untuk paspor diplomatik dan dinas, serta kerjasama di bidang transportasi navigasi udara dan airport, serta kerjasama di bidang industri kreatif.

Penandatanganan kerjasama dua negara ini, seiring dengan kunjungan pertama pihak pemerintah Swedia setelah 65 tahun hubungan kedua negara, melalui Raja Swedia Carl XVI Gustaf yang didampingi Ratu Ratu Silvia, Senin (22/5).

"Beberapa kerjasama juga ditandatangani secara terpisah, yaitu kerja sama di bidang inovasi di bidang kewirausahaan, di bidang science park dan pembiayaan pendidikan," kata Presiden Jokowi, Senin (22/5) seperti dilansir dari laman Sekretaris Kabinet.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, Indonesia dan Swedia memiliki banyak sekali persamaan dalam politik luar negeri, berperan aktif dalam pasukan perdamaian PBB mendukung kemerdekaan Palestina, dan bahkan kita sepakat kerja sama trilateral untuk membantu Palestina sejak 2015.

“Kita mengutamakan penyelesaian damai dalam menangani konflik-konflik yang ada,” kata Presiden Jokowi dalam keterangan pers bersama Raja Swedia Carl XVI Gustaf, di Istana Bogor.

Menurut Presiden, hubungan ekonomi kedua negara sangat intensif dan beragam. Swedia merupakan mitra perdagangan terbesar Indonesia di Nordik, angka investasi Swedia meningkat lebih dari 1.400 persen di tahun 2016 dibanding 2015. Jumlah turis juga meningkat 15 persen pada tahun 2016, dan kunjungan terbesar dari negara Nordik.

"Selain hal tersebut di atas, Raja Carl Gustaf ke-16 dari Swedia juga membahas upaya pengembangan kerjasama di bidang energi baru terbarukan (EBT) melalui kerjasama yang konkret," jelas Jokowi. (*)