Polres Pasaman Duga Ada Ladang Ganja di Hutan Perbatasan Sumbar-Sumut

"Diduga ada ladang ganja di hutan perbatasan Sumbar- Sumut"
Polres Pasaman Duga Ada Ladang Ganja di Hutan Perbatasan Sumbar-Sumut (KLIKPOSITIF/Man St. Pambangun)

KLIKPOSITIF - Kepala Satuan Narkoba Polres Pasaman, AKP. Johannes menyatakan ada dugaan ladang ganja di hutan perbatasan Sumatera Barat-Sumatera Utara.

"Hasil pengembangan kita sementara, diduga ada ladang ganja di hutan perbatasan Sumbar- Sumut," ungkap Kasat Narkoba, AKP Johannes di Pasaman, Sabtu 30 April 2016.

Menurutnya, dari beberapa kasus penangkapanyang, kurir ganja tersebut selalu mengambil barang di jembatan perbatasan di Kecamatan Rao Utara.

"Tapi hebatnya, antara penjemput ganja yang disuruh bandar penampung itu selalu berbeda-beda. Dan hanya dipahami oleh pengantar dan penjemput. Artinya mereka mempunyai kata sandi yang selalu berubah-rubah setiap transaksi," tambahnya.

‎Menurutnya, hutan belantara yang dimaksud itu terdapat di wilayah abu-abu. "Kemungkinan hutan itu sudah wilayah hukum Polres Madina, Polda Sumut," tambahnya.

Ia menambahakan, Polres Pasaman akan berkoordinasi dengan Polres Madina terlebih dahulu baru untuk masuk ke daerah itu. " Untuk sampai ke daerah tersebut, polisi hanya butuh waktu dua jam berjalan kaki dari perbatasan Sumbar-Sumut," tuturnya.

"Kita tidak bisa memastikan, bisa jadi peladang ganja itu mengantongi senjata api. Makanya kita perlu hati-hati. Membaca dan mempelajari situasi dulu baru bergerak ke lokasi itu,"ujarnya.

Sebelumnya, Polres Pasaman berhasil mengamankan 50 kg ganja dari tiga orang kurir.

[Man St Pambangun]