Ribuan Santri Pasaman Ikuti Pawai Khatam Al Quran

"Acara itu juga diikuti oleh majelis guru, orang tua peserta serta tokoh masyarakat setempat"
2.529 santri dari 40 MDTA dan 29 TPQ/TPSQ tahun ajaran 2015/2016 se Kecamatan Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman mengikuti pawai akbar khatam Al-Qur'an. (KLIKPOSITIF/Man St. Pambangun)

‎KLIKPOSITIF - 2.529 santri dari 40 MDTA dan 29 TPQ/TPSQ tahun ajaran 2015/2016 se Kecamatan Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman mengikuti pawai akbar khatam Al-Qur'an.

Acara itu juga diikuti oleh majelis guru, orang tua peserta serta tokoh masyarakat setempat yang dilepas oleh Sekda Pasaman A Syafei bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Abdel Haq, Dandim 0305/Pasaman Letkol Arm Cosmas Pramundhito dan sejumlah pejabat di halaman kantor bupati Pasaman.

Dengan iring-iringan Drumband dari sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Lubuk Sikaping, para peserta melakukan pawai akbar yang dimulai dari halaman kantor bupati Pasaman mengelilingi jalan Kota Lubuk Sikaping.

"Dengan membuminya ayat Alquran di daerah ini, diharapkan mampu menjadikan generasi muda yang islamis dan membangakan orang tua, masyarakat, bangsa dan negaranya," kata Sekda Pasaman A Syafei, Minggu 1 Mei 2016.

Ia meminta, kegiatan pawai atau arak-arakan ini tetap terjaga karena itu merupakan kekayaan budaya lokal yang harus dikembangkan. "Budaya tersebut adalah peninggalan para pendahulu, kami berikan apresiasi kepada warga yang masih mau dan mampu melestarikan kebudayaan tersebut hingga saat ini, pawai tahunan ini merupakan bukti yang harus terus dijaga," sebutnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementrian Agama Pasaman, Abdel Haq memberikan apresiasi khusus kepada mereka dan pengajar yang serius dalam menjaga syiar Islam.

Kata Abdel Haq, kitab suci Alquran tidak hanya berisi prinsip keimanan, tetapi juga sumber-sumber universal ilmu pengetahuan hingga hikayat kehidupan yang dikemas dengan bahasa yang indah, penuh dalam filosofi keteladanan, serta pesan moral yang luhur dan agung. "Alquran telah memberi tuntutan kepada umat manusia di muka bumi untuk membangun kehidupan yang harmonis menjaga toleransi dan hidup dalam damai," tuturnya.

[Man St Pambangun]