Terus Defisit BPJS Kesehatan Terancam Kolaps

"anggaran BPJS Kesehatan yang terus defisit dari tahun ke tahun, dapat menyebabkan penyelenggara Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) collaps"
Ilustrasi (pixabay)

KLIKPOSITIF -- Anggota Komisi IX DPR RI Andi Fauziah Pujiwatie Hatta mengomentari menilai anggaran BPJS Kesehatan yang terus defisit dari tahun ke tahun, dapat menyebabkan penyelenggara Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) collaps, seabab tren pengelolaan keuangannya selalu negatif.

Dilansir darai laman DPR RI, hal tersebut dijelaskannya sesaat sebelum mengikuti Rapat Paripurna DPR RI, Selasa (30/5/2017).

Menurut Ichi, defisit ini bisa jadi bom waktu dan mempengaruhi layanan kesehatan bagi masyarakat. Seperti diketahui, BPJS mengalami defisit mencapai Rp 6,23 triliun pada 2015. Sementara pada 2016 sekitar Rp 8,6 triliun. Bahkan, pada 2018 diprediksi defisitnya mencapai Rp 10,05 triliun.

"Negara masih terus membantu menambal defisit dana yang tersedia di DJS (dana jaminan sosial). Seperti bom waktu, pada saatnya nanti dana di DJS tidak mencukupi lagi untuk menambal defisit yang ada,” kata Ichi.

Ketika negara, lanjut politisi Golkar itu, tak lagi memberi bantuan, barulah akan terlihat BPJS kewalahan membiayai kebutuhan layanan kesehatan. Pemerintah diimbaunya segera memberi perhatian pada persoalan defisit tersebut. ”Kalau tidak segera dilakukan antisipasi yang menyeluruh, BPJS bisa collaps dalam perjalanan mencapai universal health coverage (UHC)," jelas Ichi. (*)