Seorang Warga Palembayan Disebut Terlibat Penyerangan Kota Marawi, Benarkah?

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

AGAM , KLIKPOSITIF -- Philipine National Police (PNP) merilis sebanyak 36 orang yang masuk Dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) yang diduga ikut dalam serangan di Kota Marawi , Filipina Selatan. Dari daftar itu 7 diantaranya merupakan WNI (Warga Negara Indonesia).

‘’Patut diduga mereka terlibat penyerangan Kota Marawi kemarin-kemarin ini,’’ sebut Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Martinus Sitompul seperti dilansir Tribunnews.com, Rabu 31 Mei 2017.

Menariknya, dari 7 daftar WNI yang diincar Kepolisian Filipina , terselip satu warga asal Palembayan , Sumatera Barat, yakni Al Ikhwan Yusel (26). Disebutkan, ia berangkat ke Filipina pada 28 Maret 2017.

Baca Juga

Namun, kebenaran kabar Al Ikhwan Yusel yang disebut-sebut merupakan warga  Palembayan ini masih simpang siur. Sebab, pihak Kecamatan Palembayan Kabupaten Agam , belum bisa memastikan ada warganya yang ikut terlibat aksi radikal di Filipina .

“Sudah kami telusuri, sepertinya tak ada nama yang bersangkutan di data kami,’’ sebut Camat Palembayan Ade Herlien.

Data yang dimaksud Ade yakni data kependudukan di Kecamatan Palembayan .

‘’Untuk lebih lanjut, akan kami koordinasikan dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Agam ,’’ terangnya.

[Hatta Rizal]

Baca Juga

Penulis: Iwan R

Video Terbaru

Sumbar Kesulitan Solar

YouTube channel KlikPositif.com