Niat Ingin Menasehati, dr. Fiera Lovita Tolak Telepon Wagub Sumbar

"belum sempat melakukan komunikasi dua arah telepon Wagub langsung dimatikan"
Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit (istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Niat baik Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Nasrul Abit menghubungi dr. Fiera Lovita, korban yang mengaku jadi korban persekusi di Kota Solok melalui telepon selulernya tidak mendapat tanggapan.

Bahkan, belum sempat melakukan komunikasi dua arah telepon Wagub langsung dimatikan. Katanya, niat menelepon dr. Fiera hanya ingin menasehati agar tidak banyak berkomentar di luar sehingga menggiring opini publik Sumbar tidak aman dari persekusi.

"Saya sebagai orang tua ingin menasehatinya, malah telepon saya dimatikannya. Bagi saya tidak apa-apa," tuturnya saat ditemui usai membuka Bazar Ramadan di halaman Kantor Disperindag Sumbar, Selasa 6 Juni 2017.

Dia menegaskan situasi di Sumbar aman dan tidak ada tindakan main hakim sendiri yang selama ini terdengar. Sebab, setiap permasalahan yang terjadi baik di lingkungan masyarakat selalu mengutamakan musyawarah dan mufakat.

"Setiap persoalan di Sumbar yang terjadi pasti diselesaikan dengan jalan musyawarah dan mufakat. Intinya kekeluargaan pasti diutamakan, tidak ada main hakim sendiri," ujarnya.

Untuk kondisi terkini di Solok semuanya aman dan terkendali, bahkan tidak ada dugaan tindakan persekusi dari sejumlah Ormas manapun seperti yang dikatakan. Disini semua Ormas terbuka baik dengan pemerintah maupun pihak Kepolisian.

"Dapat dikatakan Kota Solok aman dan tidak ada intimidasi kepada siapapun, warga hidup damai disana," tukasnya.

[Joni Abdul Kasir]