BPKH Dibentuk, Kemenag Hanya Kelola Pembiayaan Haji

" Kementerian Agama ke depan hanya akan mengelola pembiayaan operasional haji saja"
Ilustrasi (net)

BATAM, KLIKPOSITIF -- Pemerintah telah membentuk Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Dalam waktu dekat, diperkirakan Badan Pelaksana dan Dewan Pengawas BPKH akan segera ditetapkan.

Direktur Pengelolaan Dana Haji dan Sistem Informasi Haji Terpadu Ramadan Harisman menjelasakan bahwa Kementerian Agama ke depan hanya akan mengelola pembiayaan operasional haji saja.

Menurutnya, selama ini, pengelolaan dana haji mencakup empat hal, yaitu Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji, baik setoran awal maupun setoran pelunasan. Selain itu, pengambangan dana haji, pembiayaan operasional haji, dan Dana Abadi Umat (DAU).

"Dari empat hal itu, yang akan tetap dikelola Kementerian Agama adalah pembiayaan operasional haji. Lainnya, akan dikelola BPKH," terang Ramadan saat memberikan paparan tentang Pembiayaan Operasional Haji di Arab Saudi pada kegiatan Sosialiasi Peningkatan Layanan Jemaah Haji di Arab Saudi 1438H/2017M di Batam, Rabu (07/06).

Sehubungan dengan itu, setelah BPKH sudah mulai aktif, maka setoran BPIH tidak masuk ke rekening atas nama Menteri Agama sebagaimana yang berjalan saat ini. Menurut Ramadan, setoran BPIH, baik setoran awal maupun setoran lunas, akan masuk rekening BPKH, qq. Jemaah.

Perubahan juga akan terjadi pada aspek pengembangan dana setoran BPIH. Kalau sebelumnya, BPIH yang dikelola Kementerian Agama hanya ditempatkan pada SBSN dan produk perbankan. Setelah dikelola BPKH, dana BPIH bisa dikembangkan, ditempatkan, dan atau diinvestasikan dalam lima hal, yaitu: produk perbankan, emas, surat berharga, investasi langsung, dan investasi lainnya.

Namun demikian, lanjut Ramadan, UU BPKH mensyaratkan bahwa proses investasi yang dilakukan harus sesuai dengan prinsip syariah. Artinya, dana haji tidak bisa diinvestasikan pada sektor-sektor yang tidak sesuai prinsip syariah.

Di samping itu, investasi juga harus memperhatikan aspek keamanan. Sebab, BPKH tidak boleh merugi. "Jika rugi secara ... Baca halaman selanjutnya