Indonesia Siap Berkontribusi Selesaikan Masalah Timur Tengah

"Saya membahas dengan para Menlu Timur Tengah mengenai perkembangan kawasan dan menyampaikan pandangan serta kesiapan Indonesia untuk berkontribusi"
Menlu Retno Marsudi (setkab)

KLIKPOSITIF -- Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi telah melakukan komunikasi via telepon, antara lain dengan Menlu Arab Saudi, Qatar, Kuwait, Turki dan Iran sebelum menuju ke Jakarta via Doha, Rabu (7/6), guna membahas perkembangan di kawasan Timur Tengah (Timteng) terkait pemutusan hubungan sejumlah negara dengan Qatar.

“Saya membahas dengan para Menlu Timur Tengah mengenai perkembangan kawasan dan menyampaikan pandangan serta kesiapan Indonesia untuk berkontribusi,” kata Retno yang kini sedang berada di Doha, Qatar.

Setelah mendapatkan pandangan para Menlu Timur Tengah mengenai situasi kawasan, dalam komunikasi tersebut Menlu Retno Marsudi menyampaikan keprihatinan Indonesia mengenai perkembangan situasi di kawasan.

Lebih lanjut, Menlu menekankan pentingnya agar negara-negara di Timur Tengah menahan diri dan mengambil langkah untuk mengurangi ketegangan. Menlu mengharapkan negara negara yang secara langsung terlibat dalam situasi ini, mengedepankan dialog dan rekonsiliasi untuk menyelesaikan masalah.

“Indonesia siap berkontribusi untuk itu,” kata Retno.

Menlu berada di Doha, Qatar untuk trasit dalam perjalanan kembali dari kunjungan kerja ke Nigeria. Saat berada di Doha itu, Menlu Retno Marsudi bertemu dengan Dubes RI untuk Qatar, guna mendapatkan laporan terkait situasi terkini dan keadaan WNI di Qatar.

Sebagaimana diketahui situasi di Timur Tengah menjadi memanas setelah secara tiba-tiba Arab Saudi memutuskan hubungan dengan negara tersebut. Sikap Arab Saudi itu diikuti oleh sejumlah negara, yaitu Mesir, Uni Emirat Arab, Yaman, Bahrain, dan Maladewa.

Sementara itu Dubes RI di Qatar Muhamad Basri Sidehabi menyampaikan bahwa situasi sampai saat ini masih normal. Ketersediaan bahan makanan dan barang di supermarket dan toko juga masih normal.

Dubes RI juga telah melakukan komunikasi dengan kelompok kelompok WNI di Doha untuk memastikan kondisi WNI dan ... Baca halaman selanjutnya