Tahun Ini, Santunan Kain Sarung Pemprov Sumbar Ditiadakan

"anggaran kain sarung ditiadakan demi menghemat anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD)"
Sekda Provinsi Sumbar, Ali Asmar (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Sekretaris Daerah Sumatera Barat, Ali Asmar mengatakan, Lebaran tahun ini masyarakat miskin dan anak yatim tidak mendapat santunan berupa kain sarung dari Pemprov Sumbar. Pasalnya, anggaran kain sarung ditiadakan demi menghemat anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

"Pengadaan yang dianggarkan dalam APBD memang tidak ada, karena anggaran terbatas namun bisa dilakukan secara spontan dan tidak harus dianggarkan," tutur Sekda.

Namun, menurut Sekda, peniadaan kain sarung jangan dijadikan alasan untuk berbuat baik di bulan Ramadan. "Mumpung bulan puasa, bisa beramal sendiri-sendiri. Contohnya, saya mengundang anak yatim buka bersama dan saya kasih kain sarung dari uang saku sendiri," ungkapnya.

Peniadaan kain sarung dibenarkan Karimis, Kabag Biro Bina Mental Setdaprov Sumbar. "Tahun ini memang tidak ada pengadaan kain sarung, alasannya seperti yang dikatakan pak Sekda," ungkapnya singkat.

Tahun lalu, Pemprov Sumbar memang menggelontorkan anggaran sebesar Rp200 juta untuk 2.500 lembar pengadaan kain sarung. Anggaran ini disediakan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sumbar 2015, pengadaan itu guna persiapan jelang Ramadan.

[Joni Abdul Kasir]