Dua Pimpinan MTsN Model Padang Terjaring OTT, Ini Modusnya

"Dua orang tersebut adalah Kepala Sekolah dengan inisial CK dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas dengan inisial RJ"
Press release tangkapan tim Satgas Saber Pungli terhadap dua petinggi MTsN Model Padang. (KLIKPOSITIF/Halbert Caniago)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Dua petinggi Madrasah Tsanawiyah (MTsN) Model Padang dibekuk oleh tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli), Senin 12 Juni 2017 sekitar pukul 11.00 WIB di ruangan Kepala Sekolah tersebut.

Dua orang tersebut adalah Kepala Sekolah dengan inisial CK dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas dengan inisial RJ. Kedua tersangka yang terjaring OTT tersebut memiliki fungsi masing-masing dalam melancarkan aksi mereka untuk mengambil keuntungan. 

Kapolresta Padang, Kombes Pol Chairul Azis dalam press release yang digelar di Mapolda Sumbar, Selasa 13 Juni 2017 mengatakan, penangkapan tersebut berawal saat tim Satgas Saber Pungli Kota Padang mendapatkan informasi adanya praktek pungutan liar.

"Saat kami lakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di ruangannya, kami menemukan barang bukti berupa uang sebanyak Rp18.880.000," ujarnya.

CK yang merupakan Kepala Sekolah berperan untuk mengesahkan dan memastikan siswa bisa belajar di MTsN Model Kota Padang. "Dari hasil pemeriksaan, para tersangka ini mengutip sebanyak Rp1,5 juta hingga Rp3 juta untuk dapat belajar di sekolah tersebut," sambungnya.

Dia menambahkan, tersangka sendiri sudah menerima uang sebanyak Rp75 juta untuk penerimaan siswa baru yang berjumlah 40 orang di MTsN Model Padang. "Dia mengutip uang dari 40 orang siswa yang akan belajar di kelas tambahan di MTsN Model itu," jelas Kapolres.

Disebut dalam pemeriksaan, 40 orang siswa lainnya masih belum menyetorkan uang kepada dua tersangka tersebut. Hingga saat ini Unit Tindak Pidana Korupsi Polresta Padang telah melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang yang diantaranya, dua orang tersangka dan satu orang saksi.

[Halbert Caniago]