Bazar Ramadan di Parkiran Telkom Hadirkan Produk UMKM

Wakil Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Nasrul Abit melihat produk UMKM di Bazar Ramadhan
Wakil Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Nasrul Abit melihat produk UMKM di Bazar Ramadhan (KLIKPOSITIF/Joni)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Lapangan Parkir Telkom Padang Baru, Kota Padang (Sumbar) terlihat berbeda dari hari-hari biasanya, hari ini terlihat dipadati oleh pelaku UMKM berserta unit usaha lainnya. Di lokasi itu diadakan Bazar Ramadan yang digelar oleh Dinas Koperasi dan UMKM Sumatera Barat yang bekerjasama dengan Indonesia Marketing Association (IMA) tahun 2017.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar Zirma Yusri, menyatakan pelaksanaan Bazar Ramadan 2017 ini memang sengaja digelar di Lapangan Parkir Telkom Sumatera Barat, karena memiliki tempat yang luas dan juga memiliki lahan parkir yang mampu menampung masyarakat yang datang ke Bazar Ramadan.

"Sebelumnya Bazar Ramadan ini kita gelar dihalaman kantor yang ada di Khatib Sulaiman. Tapi dari tahun ke tahun kita lihat, selalu terjadi macet, apalagi sekarang sudah berdiri Transmart, takutnya macet malah tambah parah," katanya, Rabu (14/6/2017).

Baca Juga

Zirma menyebutkan, dengan mendapatkan tempat yang bagus dan strategis seperti di Lapangan Parkir Telkom Sumatera Barat yang ada di Padang Baru itu, dapat memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM menjual produknya. Buktinya, pada Bazar Ramadan 2017 ini, ada sekitar 200 UMKM yang menjual berbagai jenis produk, seperti kuliner, kue, dan kerajinan.

Dikatakannya, dengan adanya kerjasama IMA Chapter Padang tersebut, membuat peluang produk UMKM di Sumbar semakin mendapat tempat dan turut dibantu pemasarannya. Bahkan, pada Bazar Ramadan 2017 itu IMA ditunjuk langsung menjadi panitia penyelenggarannya. Sehingga, pada produk-produk yang dijual di bazar tersebut benar-benar lengkap.

"Selain ada produk UMKM, pada bazar ini juga ada menjual mobil, tiket pesawat, dan juga booking hotel, serta penukaran uang baru. Jadi, selain tempatnya luas, bazar tahun ini benar-benar lengkap barang-barang yang dijualnya," ujarnya.

Sementara terkait subsidi sembako, panitia menyediakan 1.500 voucher belanjanya. Voucher itu bisa didapatkan oleh masyarakat, dengan cara mendaftar terlebih dahulu kepada panitia. Namun, khusus voucher hanya berlaku untuk bahan sembako, sedangkan barang-barang lainnya tidak dibeli dengan menggunakan voucher tersebut.


"Subsidi untuk sembako ini diadakan untuk membantu masyarakat menikmati harga yang lebih murah dari pasaran. Sehingga, masyarakat bisa mengirit belanjaan menjelang lebaran," jelasnya.

Pada kesempatan pembukaan Bazar Ramadan 2017, Sekretaris Jenderal IMA Soni Syahlan mengatakan, program kerja untuk IMA Chapter Padang memang fokus untuk pengembangan pariwisata dam UMKM. Dua hal tersebut, sangat berpotensi untuk dikembangkan, mengingat Sumbar memiliki cukup banyak destinasi wisata dan juga kuliner khas daerahnya.

"Kami dari IMA tentunya mendukung pemerintah untuk pengembangan pariwisata dan UMKM. Kita rencanakan, kegiatan bazar semacam ini rutin untuk digelar setiap tahunnya," ucapnya.

Soni menjelaskan, pada Bazar Ramadan 2017 ini, tidak hanya sekedar bazar, tetapi juga menggelar lomba nasyid yang dimulai hari ini 14-17 Juni 2017 mendatang, dan pada penutupan nanti, juga akan mengundang 216 anak yatim untuk berbuka bersama sekaligus memberikan santunan.

Selain itu, Wagub Sumbar Nasrul Abit menyampaikan apresiasinya untuk Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar yang bekerjsama dengsn IMA, karena telah menyelenggarakan bazar yang cukup besar dan lengkap, sebab hampir semua jenis kebutuhan ada pada bazar tersebut.

"Dengan adanya 200 UMKM yang bergabung dengan IMA pada momen bazar ini, bisa mempromosikan produk UMKM, sehingga kedepan bisa melakukab pengembangan produk, mengembangkan starteginya, dan juga pemasarannya," kata Wagub.

Ia berharap, selain telah mendapat tempat bagi pelaku UMKM di Sumbar pada bazar tersebut, langkah selanjutnya yang perlu dilakukan ialah pembinaan. [Joni Abdul Kasir]

Editor: Eko Fajri