Ramadan, Sampah Kota Padang Didominasi Kelapa Muda

"Sejak masuknya bulan Ramadhan, volume sampah masyarakat di kota Padang meningkat sekitar 40 sampai 50 ton setiap hari, dan dari jumlah sampah itu lebih didominasi oleh sampah sisa penggunaan air kelapa"
Tumpukan sampah sisa penggunaan kelapa muda di Kota Padang (KLIKPOSITIF/Satria)

PADANG, KLIKOSITIF -- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang mencatat jumlah sampah kelapa muda didaerah ini mencapai 30 ton setiap harinya, yang merupakan sisa dari konsumsi air kelapa oleh masyarakat untuk keperluan berbuka dan sebagainya.

"Sejak masuknya bulan Ramadan, volume sampah masyarakat di kota Padang meningkat sekitar 40 sampai 50 ton setiap hari, dan dari jumlah sampah itu lebih didominasi oleh sampah sisa penggunaan air kelapa muda, seperti tempurung, ataupun kulit kelapa," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang, Al Amin, di Padang, Rabu (14/6).

Dengan tingginya jumlah konsumsi buah kelapa oleh masyarakat tersebut, dinas terkait untuk mengantisipasi mengaku telah mengerahkan sebanyak 67 unit mobil pengangkut sampah dan juga menurunkan 500 personel setiap harinya untuk mengumpulkan sampah masyarakat Kota Padang.

Ia mengimbau kepada seluruh pedagang kelapa muda agar membuang sampah dalam keadaan terbungkus dan membuang sampah pada waktu yang telah ditentukan yakni pukul 17.00 WIB hingga 05.00 WIB.

"Jangan ada lagi masyarakat yang tidak tertib membuang sampah di luar jadwal tersebut. Selain itu buanglah sampah pada tempat yang telah ditentukan," katanya. (Satria Putra)