Gubernur Sumbar Larang ASN Pakai Kendaraan Dinas Untuk Mudik

"Mobil dinas hanya boleh digunakan untuk keperluan pekerjaan"
Parkiran Kendaraan Dinas ASN di Halaman Kantor Gubernur Sumbar (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Barat (Sumbar) melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menggunakan mobil dinas kantor guna keperluan pribadi selama mudik lebaran 2017.

Hal itu ditegaskan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno usai ditemui selesai penyerahan zakat ASN Sumbar kepada Baznas diruang kerjanya, Rabu 14 Juni 2017.

Irwan menjelaskan aturan larangan pemakaian mobil dinas selama lebaran sudah ada dalam Pergub, bahkan sudah ada sejak zaman Gubernur Gamawan Fauzi. Dan, belum ada perubahannya. Hal itu telah diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 2 tahun 2009 tentang penggunaan kendaraan dinas.

"Aturannya sudah jelas, bahwa mobil dinas hanya boleh digunakan untuk keperluan pekerjaan. Bukan untuk dipakai selama mudik lebaran," katanya pada KLIKPOSITIF.

Walau dilarang, namun ada pengecualian mobil dinas yang diperbolehkan kendaraan yang perlu siaga. Diantaranya, kendaraan lapangan Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Kesehatan, Dinas Satpol PP dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

"Kendaraan seperti itu perlu siaga walaupun saat hari libur. Jadi tetap boleh beroperasi saat leba­ran. Begitu juga dengan ASN-nya, tetap stanby saat libur," tutur kader PKs tersebut.

Ditempat terpisah, Plt Kepala Biro Umum Setdaprov Sumbar, Kuswandi menyebutkan, terkait dengan adanya larangan membawa mobil saat mudik lebaran 2017, maka ASN dapat memarkirkan mobil dinas di parkiran kantor gubernur maupun dikantor masing-masing OPD.

"Untuk kendaraan dinas, ASN dapat memarkirnya di kantor gubernur, karena disini lokasi parkir sangat luas dan aman. Serta, di kantor masing-masing OPD yang ada garasinya," pungkasnya.

[Joni Abdul Kasir]