BPOM Sumbar Harus Perketat Pengawasan di Titik Rawan

"Makin banyak barang masuk dari negara asing dan tidak memiliki izin edar melalui Badan POM tentu sulit sekali untuk menjaga apakah layak atau tidak layak di kosumsi"
Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) Komisi IX DPR Dede Yusuf saat meninjau salah satu pasar di Padang (DPR)

KLIKPOSITIF -- Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) Komisi IX DPR Dede Yusuf mengatakan, hasil kunjungan ke Sumatera Barat untuk melihat kesiapan pemerintah melakukan pengawasan terhadap bahan-bahan makanan dan produk menjelang hari raya Idul Fitri 1438 Hijriah, masih banyak ditemukan bahan makanan yang tidak layak konsumsi.


"Kami melakukan sidak kepasar Alai di Sumatera Barat, dalam rangka untuk melihat kesiapan pemerintah untuk melakukan pengawasan terhadap bahan-bahan makanan yang tidak layak edar. Ternyata di sini masih banyak bahan-bahan makanan yang tidak layak konsumsi," kata Dede Yusuf, seperti dilansir dari laman DPR, Rabu (14/6).

Dede menilai kota Padang yang berada di pintu masuk dari pelabuhan, seperti pelabuhan Belawan, Medan yang berbatasan dengan Sumatera Barat. Di pelabuhan ini banyak masuk barang-barang dari Malaysia yang tidak memiliki izin dari BPOM. Karena itu Badan POM harus memperketat pengawasan di titik rawan seperti ini.

"Makin banyak barang masuk dari negara asing dan tidak memiliki izin edar melalui Badan POM tentu sulit sekali untuk menjaga apakah layak atau tidak layak di kosumsi," jelasnya.

Sehubungan dengan itu, sebelumnya, anggota Komisi IX Suir Syam menjelaskan bahwa BPOM Provinsi Sumatera Barat sudah sangat aktif dalam melaksanakan pengawasan makanan yang berbahaya di bulan Ramadhan ini. Menurut laporan yang di terima, BPOM Padang sudah melakukan pemantauan sampai ke daerah terpencil seperti darah Solok Selatan . Hanya saja dia mempertanyakan petani sayur yang menanam sayur yang banyak menggunakan insektisida.

"Saya mempertanyakan apakah penggunaan insektisida sudah diatur kadar pemakaiannya, jangan sampai melebihi kadar yang ditentukan. Belum lama ini juga BPOM Padang menemukan penjual daging babi di beberapa pasar Kabupaten Kota Provinsi Sumbar," ujarnya.

Dia melihat BPOM Provinsi Sumbar itu sudah melaksanakan tugasnya dengan baik. ... Baca halaman selanjutnya