Pansus RUU Pemilu Harapkan 5 Isu Krusial Segera Tuntas

" kehadiran pemerintah sangat penting mengingat saat ini pansus sudah memasuki pembahasan isu-isu krusial yang harus diputusakan bersama antara pemerintah dan DPR."
ilustrasi (pixabay)

JAKARTA, KLIKPOSITIF -- Anggota Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu DPR RI Sutriyono, mengharapkan pembahasan isu krusial terkait RUU ini dapat segera diselesaiakan agar dapat disahkan.

"Kami khawatirkan jika ada dari pihak pemerintah tidak hadir dan pembahasan ditunda, ini bisa menggangu proses pelaksanaan Pemilu. Untuk itu kehadiran pemerintah amat sangat diharapkan di rapat kerja," kata Sutriyono dalam keterangan persnya, Rabu (14/06).

Ia menambahkan, kehadiran pemerintah sangat penting mengingat saat ini pansus sudah memasuki pembahasan isu-isu krusial yang harus diputusakan bersama antara pemerintah dan DPR.

Kelima isu tersebut adalah sistem pemilu, ambang batas parlemen, metode konversi suara ke kursi presidential threshold dan jumlah kursi di setiap daerah pemilihan.

Kelima isu ini menurut Sutriyono merupakan isu-isu yang harus segera dicari titik temunya. Karena masing-masing fraksi di DPR memiliki pandangan yang berbeda dan pemerintah juga memiliki pandangan yang berbeda dengan sejumlah fraksi di DPR.

"Kepentingannya, pembahasan ini harus bersama dengan pemerintah. Semua pandangan yang berbeda ini harus kita cari titik temunya. Apalagi pemerintah memiliki pandangan sendiri untuk itulah pemerintah perlu hadir," jelasnya.

Isu yang paling penting terkait soal sistem pemilu. Pemerintah memiliki pandangan jika sistem pemilu perlu menggunakan sistem terbuka terbatas. Sementara Fraksi Golkar dan PDIP menghendaki sistem tertutup. Sedangkan sistem terbuka dikehendaki oleh fraksi PKS, Gerindra, PAN, Nasdem, Hanura, PKB, PPP dan Demokrat. (*)