4000 Personel Siaga Selama Arus Mudik dan Balik di Sumbar

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno dan Kapolda Sumbar, Irjen Pol Fakhrizal mengecek kesiapan personel Operasi Ramadniya 2017.
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno dan Kapolda Sumbar, Irjen Pol Fakhrizal mengecek kesiapan personel Operasi Ramadniya 2017. (istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kapolda Sumbar , Irjen Pol Fakhrizal mengatakan, sebanyak 4.000 personel kepolisian di Sumbar diturunkan untuk siaga menjaga keamanan dan ketertiban selama arus mudik dan balik Idul Fitri 1438 hijriah. Mereka ditempatkan pada 150 titik pos pengamanan yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Sumbar .

“Prioritas kami memastikan kelancaran lalu lintas selama libur Lebaran . Kalau gangguan keamanan seperti pencurian, rampok, copet, tidak begitu menonjol, tapi juga kita antisipasi,” ungkapnya usai Apel Gelar Pasukan Ramadniya di Lapangan Imam Bonjol, Padang, Senin 19 Juni 2017 "> 2017 "> 2017 "> 2017 pagi.

baca juga: Pemerintah Akan Lanjutkan Pembenahan Infrastruktur Pendidikan di Politeknik Negeri Padang dan Kampus Lainnya

Fakhrizal menjelaskan, daerah rawan macet di Sumbar menjadi fokus pengamanan, seperti di jalur Padang-Bukittinggi, Solok-Solok Selatan. Jalur yang menghubungkan dengan provinsi tetangga juga diamankan agar tidak terjadi kemacetan berjam-jam, seperti jalur Limapuluh Kota-Pekanbaru, Pasaman Barat-Mandailing Natal Sumatera Utara, Dharmasraya-Jambi.

Pengamanan jalur mudik juga dilakukan untuk mengantisipasi musibah longsor di titik rawan. Guna mengamankan jalur rawan longsor, jajaran kepolisian didukung oleh berbagai pihak, seperti TNI, Badan Search and Rescue, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, serta unsur lainnya.

baca juga: Kabar Baik, Bukittinggi Sudah 12 Hari Tanpa Tambahan Kasus COVID-19

"Kami telah mendirikan 67 unit pos pengamanan, 33 pos pelayanan dan satu pos gabungan," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno memastikan, seluruh jalan kabupaten, provinsi, maupun jalur nasional yang ada di Sumbar , aman untuk dilalui. Akan tetapi terdapat jalur yang belum siap karena adanya perbaikan, seperti di jalur Solok menuju Solok Selatan.

baca juga: Pemko Bukittinggi Perpanjang Pasar Sementara di Jalan Soekarno-Hatta

“Semoga saudara kita yang mudik ke kampung halaman selamat dan lancar,” harapnya.

Sementara, jelas Irwan, mengantisipasi jalur rawan longsor, Pemerintah Provinsi Sumbar dibantu sejumlah pihak, menyiagakan 61 alat berat yang tersebar di sejumlah titik, berikut dengan tenaga operasional yang disiagakan selama arus mudik dan balik lebaran tahun ini.

baca juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Gugus Tugas Payakumbuh Tetap Imbau Warga Jaga Protokol Kesehatan

[Joni Abdul Kasir & Halbert Caniago]

Penulis: Agusmanto