Diduga Palsukan Ijazah, Seorang Kabid di Pasaman Diperiksa Inspektorat

"tim yang dibentuk itu juga telah pergi ke salah satu universitas swasta di Bukittinggi, tempat ijazah oknum ASN tersebut diterbitkan"
ilustrasi ijazah palsu (KLIKPOSITIF)

PASAMAN, KLIKPOSITIF -- Diduga menggunakan ijazah palsu untuk naik jabatan, seorang Kepala Bidang (Kabid) di jajaran Pemkab Pasaman diperiksa oleh Inspektorat setempat.

"Saat ini oknum ASN tersebut tengah tahap pemeriksaan," kata Kepala Inspektorat Pasaman, Rosben Aguswar kepada KLIKPOSITIF, Senin 19 Juni 2017.

Sebelum Kabid tersebut dipanggil, kata Rosben, pihak inspektorat juga telah membentuk tim untuk melakukan investigasi ke lapangan.

"Kami telah memanggil beberapa orang saksi terkait kisruh dugaan ijazah palsu ini. Saksi yang dipanggil mulai dari rekan kerja hingga rekan kuliah oknum tersebut. Jumlah saksi yang kita panggil lebih dari 10 orang," katanya.

Selain itu, katanya, tim yang dibentuk itu juga telah pergi ke salah satu universitas swasta di Bukittinggi, tempat ijazah oknum ASN tersebut diterbitkan.

"Jika terbukti oknum ASN ini menggunakan ijazah palsu, maka pihak inspektorat dan bupati akan mengambil tindakan tegas sesuai dengan Undang-undang ASN," katanya.

Menurut Rosben, ijazah palsu yang digunakan oknum ASN itu untuk naik jabatan memang melanggar UU ASN dan termasuk dalam pelanggaran berat.

"Hasilnya belum kita rangkum. Setelah semuanya selesai, kita akan serahkan ke bupati. Terbukti bersalah atau tidaknya tergantung keputusan Bupati Pasaman," terang Rosben.

[Riki Hendra]