Kopi Asli Sumbar akan Isi Pasar Nasional dan Mendunia

"saat kunjungan pemerintah daerah ke Belgia beberapa waktu lalu, mereka menyatakan ketertarikan akan biji kopi Sumbar"
Tanaman kopi masyarakat Pessel. Rencananya, kopi akan masuk pasar dunia dalam waktu dekat. (istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPM PTSP) Sumatera Barat, Maswar Dedi mengatakan, biji kopi Sumbar akan segera mengisi pasar dunia. Pasalnya, saat kunjungan pemerintah daerah ke Belgia beberapa waktu lalu, mereka menyatakan ketertarikan akan biji kopi Sumbar.

"Mereka (Belgia) menyanggupi dengan Gubernur berapa pun jumlah kopi yang akan di ekspor kesana," sebutnya, Senin 3 Juli 2017 di Padang.

Kata Dedi, Belgia akan mengirimkan atau mendistribusikan kopi Sumbar keseluruh pabrik-pabrik Starbucks seluruh dunia. Dia menjelaskan, saat ini pihaknya bersama daerah penghasil kopi sedang melakukan inventarisasi ketersedian atau penghasil kopi sebelum diekspor, hal itu untuk menjaga keberlangsungan ekspor tetap terjaga.

"Solok, yakni kopi Rajo Solok dan daerah Tanah Datar serta beberapa daerah lain yang sedang melakukan inventaris berapa penghasilan kopi mereka sehingga jelas ketersediaan yang akan kami siapkan. Ini sebagai bentuk komitmen kami dengan rekanan nantinya," jelas Dedi.

Setelah diinventarisasi, pemerintah daerah harus membuat pemetaan ketersedian biji kopi, apakah itu dengan perluasan lahan tanam atau dengan program peremajaan. "Pemerintah daerah harus juga memikirkan bagaimana ketersediaan terjaga melalui program yang akan mereka buat," tuturnya.

Menurutnya, ketertarikan Belgia tidak terlepas dari kualitas kopi yang ada di Sumbar. "Kualitas kopi kita sangat berbeda dengan negara lain, maka peluang itu harus diambil," ungkapnya.

Sementara, Ujang (51), petani kopi di Kabupaten Pesisir Selatan menyambut baik upaya pemerintah melakukan ekspor biji kopi. Menurutnya, hal itu akan berpengaruh kepada harga jual. "Baguslah, kalau ekspor kemungkinan harga kopi akan naik," sebutnya.

Kata Ujang, selama ini dirinya harus menyimpan terlebih dulu hasil kopinya baru dijual dan cara itu dilakukan sembari menunggu harga tinggi baru dijual. ... Baca halaman selanjutnya