Libur Lebaran, Sampah di Kota Padang Meningkat 10 Persen

"Saat ini jumlah sampah yang dikumpulkan mencapai 500 ton sehari"
Aksi petugas kebersihan yang berunjukrasa di halaman DPRD Padang pada 6 Desember 2009 yang lalu. (KLIKPOSITIF/Haswandi)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Sejak libur lebaran, sampah di Kota Padang meningkat sebanyak 10 persen setiap harinya. Sampah di Kota Padang yang biasanya hanya sebanyak 450 ton per hari meningkat menjadi 500 ton per harinya.

"Saat ini jumlah sampah yang kita kumpulkan sebanyak 500 ton sehari. Angka ini naik sekitar sepuluh persen dari angka sebelumnya," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Al Amin, Senin 3 Juli 2017.

Menurutnya peningkatan jumlah sampah di Kota Padang saat libur lebaran kali ini disumbangkan oleh objek wisata, pelaku usaha kuliner, rumah tanga dan pedagang buah. "Dari situ kami temukan kebanyakan sampah plastik, dimana plastik ini sangat susah diurai," lanjutnya.

Ia mengimbau para pedagang agar tidak menggunakan bahan dasar plastik untuk produk dagangannya agar tidak banyak lagi sampah plastik di Kota Padang.

Ia juga mengatakan pihaknya akan meningkatkan intensitas penyisiran, dimana sebelumnya hanya dilakukan tiga kali sehari, namun pasca liburan lebaran ini, akan ditingkatkan sebanyak lima kali sehari.

"Kita tingkatkan itensitas penyisiran di tempat objek wisata serta seluruh pelosok di Padang. Sebanyak 1.116 petugas kebersihan ini, siap membersihkan sampah-sampah yang bertebaran di Padang," ujarnya.

Tidak hanya petugas kebersihan yang dikerahkan, 67 unit armada truk pengangkut sampah juga diberdayakan untuk mengangkut seluruh tumpukan sampah tersebut.

Ia juga mengimbau seluruh masyarakat yang memproduksi sampah agar bisa menempatkannya pada tempat yang disediakan dan sesuai dengan jam yang diberlakukan.

"Kami harapkan kepada warga agar jangan membuang sampah pada siang hari. Sebab, pada siang hari tersebut, rutinitas kita tinggi. Untuk itu, agar menciptakan Padang bersih, diharapkan seluruh warga Padang bisa mentaati peraturan yang diberlakukan ini," tutupnya.

[Halbert Caniago]