Singapura Terbitkan RUU Perangi Serangan Cyber

"RUU Keamanan Cyber diusulkan saat terjadi serangan cyber"
Ilustrasi (pixabay)

KLIKPOSITIF - Singapura luncurkan sebuah undang-undang baru mengenai keamanan cyber dalam upaya membuat kerangka kerja dalam mengurangi risiko cyber di negara tersebut.

RUU Keamanan Cyber diusulkan saat terjadi serangan cyber. Cyber ​​Security Agency (CSA) Singapura akan diberdayakan untuk melakukan penyelidikan dan perusahaan atau entitas yang terkena dampak harus berbagi informasi terkait dengan CSA.

Dilansir dari laman xinhua, sebagai hasil kerja hampir dua tahun CSA, RUU bertujuan untuk mengaburkan batas antara ancaman cyber ke sektor publik dan sektor swasta dengan memasukkan celah keamanan di infrastruktur informasi penting (CII), seperti yang digunakan untuk menjalankan perbankan, Telekomunikasi, transportasi, kesehatan dan layanan penting energi.

RUU tersebut juga akan memberi kekuasaan pada kepala CSA sebagai Komisaris Keamanan Cyber ​​untuk menyelidiki ancaman dan insiden untuk memastikan layanan penting tidak terganggu jika terjadi serangan cyber.

Untuk pertama kalinya, Cyber ​​Security Bill di sini menjelaskan tindakan proaktif yang bertujuan meminimalkan gangguan pada layanan penting saat serangan semacam itu terjadi. Mereka termasuk mewajibkan pemilik CII untuk memberi tahu komisaris jika CII menderita serangan keamanan cyber.

Kerangka Respon Insiden Cyber ​​Nasional CSA mensyaratkan pemberitahuan dalam beberapa jam, jika tidak, denda sampai 100.000 dolar Singapura (sekitar 72.220 dolar AS) atau hukuman penjara hingga 10 tahun akan dilakukan.

RUU yang diajukan akan melalui konsultasi publik yang berakhir pada 3 Agustus. Ini juga akan diperkenalkan dan diperdebatkan di Parlemen akhir tahun ini.