Arcandra Tahar Minta Industri di Indonesia Belajar Dari Facebook, Ini Alasannya

"waktu berjalan, paradigma ini berubah. Riset yang dahulunya berdasarkan keingintahuan, paradigma ini berubah menurut pandangan saya, research and development tidak lagi berdasarkan keingintahuan peneliti "
Ilustrasi (net)

JAKARTA, KLIKPOSITIF -- Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar menegaskan bahwa paradigma saat ini yang berkembang adalah bahwa penelitian dan pengembangan harus berdasarkan pada kebutuhan/demand si pemakai, mengarah pada pengembangan teknologi. Berbeda dengan paradigma dahulu yaitu penelitian dan pengembangan mengarah pada keingintahuan si peneliti.

"Paradigma research and development sekarang mengarah ke technology development. Dulu research and development mengarah pada keingintahuan si peneliti," kata Arcandra dalam acara Temu Ilmiah dan Pameran Hasil Litbang ini dihadiri sekitar 600 orang peserta, yang berasal dari kalangan pengusaha, industri, lembaga keuangan, kalangan asosiasi, mahasiswa, pemerintah daerah dan mitra kerja.

Ia menambahkan, waktu berjalan, paradigma ini berubah. Riset yang dahulunya berdasarkan keingintahuan, paradigma ini berubah menurut pandangan saya, research and development tidak lagi berdasarkan keingintahuan peneliti tapi berdasaran kebutuhan/demand dari si pemakai, Karena kalau berdasarkan keingintahuan si researcher maka bisa jadi research tersebut berakhir pada sebuat kertas/paper.

Wamen Arcandra juga mengusulkan bahwa kebutuhan sebuah market atau industri harus ditangkap dan dipahami oleh Balitbang ESDM, selanjutnya dikembangkan menjadi sebuah program dan pengembangan teknologi oleh para peneliti di unit yang menangani penelitian dan pengembangan di Kementerian ESDM.

"Contoh misalnya, inilah yang menjadi dasar kenapa Facebook dan Whatsapp jadi maju. Mereka sangat tahu kebutuhan sosial media yang pada abad ini kebutuhan akan sosial media bisa mereka cukupi, sehingga orang tidak lagi harus dipaksakan untuk ikut Facebook, karena menjadi sebuah kebutuhan, orang dengan sendirinya akan ikut Facebook. Begitu juga dengan Whatsapp. Ini sebuah contoh bahwa kebutuhanlah yang menjadi driver pada sebuah research and development", lanjut Wamen Arcandra ... Baca halaman selanjutnya