Wapres : Setiap Kampus Harus Ada Tempat Ibadah Penyeimbang Akademik

"hendaknya masyarakat bisa memakmurkan Masjid. Pengajian di Masjid juga perlu dikembangkan, tidak hanya berlaku bicara ayat dan hadis tetapi juga ekonomi, kesehatan dan perdamaian."
Wakil Presiden Indonesia (Wapres) Jusuf Kalla saat peresmian Masjid Baiturramah, Sabtu (15/7) di Padang. (KLIKPOSITIF/Joni)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Wakil Presiden Indonesia (Wapres) Jusuf Kalla mengatakan keberadaan tempat ibadah, seperti masjid di kampus sangat penting, sebab ilmu harus ditopang dengan iman dan ketagwaan.

"Ilmu tanpa iman timpang,"sebutnya saat peresmian Masjid Baiturramah, Sabtu (15/7) di Padang.

Ketua Dewan pengurus masjid Indonesia itu menjelaskan perkembangan ilmu sangat cepat, saking cepatnya dalam dunia kesehatan ia mencontohkan seorang dokter jika tidak memperbaharui ilmunya dalam kurun waktu tiga tahun, ilmu akan tinggal setengah. Maka setiap profesi wajib mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan.

"Namun agar ilmu itu tidak salah gunakan harus dibarengi dengan nilai keagamaan," sebutnya.

Kata Wapres, Indonesia berpenduduk muslim terbesar di dunia terdapat 800 ribu lebih masjid dan musalah, keberadaan Masjid dan musalah itu sebagai bukti masyarakat Indonesia menginginkan peningkatan amaliah. "Masjid sebagai salah satu sarana agar manusia selamat dunia dan akhirat," ungkapnya.

Ia berharap, hendaknya masyarakat bisa memakmurkan Masjid. Pengajian di Masjid juga perlu dikembangkan, tidak hanya berlaku bicara ayat dan hadis tetapi juga ekonomi, kesehatan dan perdamaian.

"Kami berharap Masjid Baiturramah mega nan indah ini bisa memberikan manfaat yang besar bagi mahasiswa, Keluarga pasien serta masyarakat sehingga selamat dunia akhirat," tuturnya.

Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit dalam kesempatan itu mengatakan, keberadaan Masjid di kampus-kampus bukan saja membentuk manusia akademik tetapi juga melahirkan insan agamais yang berpendidikan. Apalagi Sumbar terkenal dengan adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah.

"kami tentu sangat mendukung setip pembangunan Masjid di ranah minang ini. Apalagi di kampus kesehatan. Ini langkah positif tamatan Baiturramah tidak hanya paham ilmu kesehatan tali juga agama," katanya.

Sementara itu, Rektor Universitas Baiturrahmah, Musliar ... Baca halaman selanjutnya