Gunakan Kayu Bakar saat Festival Randang, Ini Alasan Kelurahan Kapalo Koto

"Penggunaan kayu bakar diyakini bisa mempengaruhi rasa"
Peserta dari Kelurahan Kapalo Koto dari Kecamatan Pauh. (KLIKPOSITIF/Halbert Chaniago)

PADANG, KLIKPOSITIF-- Dari 104 Kelurahan yang mengikuti Festival Randang di Kota Padang pada Minggu 16 Juli 2017, hanya satu kelurahan yang memasak menggunakan kayu bakar. Kelurahan itu adalah Kelurahan Kapalo Koto dari Kecamatan Pauh.

"Dengan menggunakan kayu bakar ini akan lebih menghemat pengeluaran kami dalam mengikuti festival kali ini," ujar peserta yang bernama Jusna (51).

Ia mengatakan alasan lain menggunakan kayu bakar karena berpengaruh terhadap rasa dibanding menggunakan kompor gas atau kompor minyak.

"Rasa yang timbul dengan menggunakan kayu bakar ini akan berbeda dengan menggunakan kompor minyak atau gas," tuturnya.

Ia juga yakin dengan menggunakan kayu bakar, randang yang dimasak juga akan lebih cepat matang dibanding menggunakan kompor gas atau kompor minyak.

Memasak randang untuk hasil yang maksimal menurutnya memang harus menggunakan kayu bakar, bukan kompor. "Dari dahulu orang memasak randang ini memang menggunakan kayu bakar," sambungnya.

Terkait bumbu yang digunakan, ia beserta timnya menggunakan bumbu yang sama dengan peserta lainnya. "Kalau bumbu sama saja, kami memakai rempah-rempah, santan kelapa dan daging juga. Tapi dengan menggunakan kayu bakar ini rasanya akan lebih nikmat," lanjutnya.

Baca berita terkait : 104 Kelurahan Ikuti Festival Randang di Kota Padang

[Halbert Caniago]