Soal Pengrusakan Kawasan Mandeh, Bupati Pessel: DPR Akan Lakukan Pengecekan

"Persoalan hukum ini, terus diproses di Polda Sumbar tidak ada kata henti. Dan tahap pemeriksaan saksi sudah dilalui semua."
Bupati Pessel Hendrajoni (Kiki Julnasri/KLIKPOSITIF)

PESSEL, KLIKPOSTIF -- Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni menyebutkan persoalan pengrusakan kawasan Mandeh terus diprores secara hukum. Ia mengakui dirinya sebagai kepala daerah sudah dipanggil Polda Sumbar sebagai saksi.

"Sampai sekarang lagi diproses di Polda Sumbar, termasuk saya sebagai bupati menjadi saksi sudah diperiksa. Pejabat kita yang lainnya, juga diperiksa seperti Dinas Perizinan, LH, walinagari, camat, termasuk masyarakat," sebut Hendrajoni.

Ia menyebutkan, dirinya ditanyai terkait beberapa persoalan yakni, terkait kerusakan hutan lindung, pendirian bangunan di hutan APL tanpa izin serta kerusakan mangrove dan pengrusakan terumbu karang.

"Persoalan hukum ini, terus diproses di Polda Sumbar tidak ada kata henti. Dan tahap pemeriksaan saksi sudah dilalui semua. Kemungkinan akan lanjut ke gelar perkara yang diproses, untuk segera mengetahui tersangkanya siapa," terangnya.

Selain itu, ia menyebutkan terkait bergulirnya kasus pengrusakan Kawasan Mandeh, ia mengatakan, Komisi II DPR RI yang membidangi lingkungan hidup juga akan melakukan pengecekan pada Jumat 21 Juli 2017 bersama Kementrian LH terkait kasus pengrusakan yang terjadi di Mandeh.

"Kemungkinan dari Polda juga ikut, orang-orang meminta saya untuk bisa menemani ke Mandeh. Dan saya sebagai kepala daerah berkomitmen, siapa pun yang melanggar aturan harus ditindak tegas," pungkasnya.

[Kiki Julnasri Priatama]