Sampah Luar Angkasa di Limapuluh Kota Bagian dari Temuan Agam

Temuan benda asing yang terjatuh di Agam
Temuan benda asing yang terjatuh di Agam (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Agam, menduga temuan adanya dugaan sampah luar angkasa di Kabupaten Limapuluh Kota, merupakan bagian dari serpihan temuan benda asing yang jatuh di Agam.

BACA JUGA: Ini Cara Pengiriman Sampah Luar Angkasa dari Agam Ke Bandung

"Saya sudah mendapat laporan dari pihak kepolisian di Lima Puluh Kota terkait temuan benda asing yang jatuh di persawahan masyarakat, dan diduga itu merupakan bagian dari serpihan benda asing yang jatuh di kawasan Agam," kata Kepala LAPAN Agam, Syafrijon, pada KLIKPOSITIF, saat dihubungi dari Padang.

Baca Juga

Ia menambahkan, hal tersebut berdasarkan waktu jatuhnya atau ditemukan saat waktu yang hampir bersamaan.

Untuk kejelasan terkait benda asing yang jatuh tersebut, pihak terkait menjelaskan akan segera menjemputnya ke Limapuluh Kota, sementara temuan benda asing di Maninjau baru akan dibawa ke LAPAN Bandung pada Kamis (20/7).

"Untuk yang di kawasan Maninjau besok pagi akan dikirim ke Bandung, untuk diperiksa lebih lanjut, sementara yang di Limapuluh Kota juga sudah kita laporkan ke pusat, dan masih menunggu jawaban dari mereka," jelasnya.

Syafrijon menjelaskan, kemungkinan benda asing yang jatuh di dua titik ini, merupakan pelontar untuk mengirim satelit keluar angkasa yang pecah atau meledak akibat adanya gesekan dengan atmosfer bumi.

"Kita menduga pecahan dari temuan di Maninjau itu, jatuh di laut atau hutan, ternyata ada temuan di Limapuluh Kota," tegasnya.

Sehubungan dengan itu, sebelumnya diberitakan benda bulat yang terlihat seperti vas bunga seberat 7,4 kilogram yang ditemukan terjatuh di Jorong Kubu, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Agam-Sumbar, Selasa pagi.

Kemudian pada Rabu (19/7) juga dilaporkan adanya temuan pada Selasa (18/7) benda yang jatuh dari lagit di persawahan masyarakat Limapuluh Kota.

Menurut camat Gunuang Omeh, Ali Firdaus Rabu siang, 19 Juli 2017 mengatakan, benda tersebut jatuh di area persawahan masyarakat.

Menurutnya, benda tersebut berbentuk lempeng pesawat, berukuran lebih kurang 1,8 meter kali 40 Sentimeter tersebut dibawa ke pondok jeruk koto tinggi tidak jauh dari Area persawahan. (*)

Editor: Eko Fajri