Jamaah Calon Haji Tertua Bukittinggi Berusia 82 Tahun

"Muchtar, adalah jamaah calon haji yang mendaftar pada tahun 2010 lalu"
Muchtar Koto Nurdin (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF -- Muchtar Koto Nurdin adalah jamaah calon haji tertua asal Kota Bukittinggi. Ia adalah jamaah yang berasal dari Kelurahan Pakan Kurai, Guguak Panjang.

Muchtar, adalah jamaah calon haji yang mendaftar pada tahun 2010 lalu. Saat ditemui, ia mengaku sangat bersemangat untuk berangkat ke tanah suci.

"Saya sudah tidak sabar untuk berangkat," katanya pada KLIKPOSITIF. Rencananya, tahun ini ia berangkat ke Arab Saudi bersama istrinya, namun istrinya meninggal dunia tahun 2013 lalu.

Kasat mata, kendati sudah berusia sangat lanjut, fisiknya tampak amat prima, gaya berjalannya amat gesit. Sayangnya penglihatan terutama pendengarannya sudah terganggu. Namun begitu, ia tidak merasa hal tersebut sebagai penghalang.

Semasa muda, ia bekerja sebagai buruh angkat di Pasar Bawah, Bukittinggi. Untuk menunaikan ibadah haji, ia mengumpulkan uangnya dari hasil kontrakan rumah yang ia miliki.

"Untuk berangkat haji ini, saya mengumpulkan uang mencapai Rp32 juta, dan itu hasil dari kontrakan rumah yang saya kumpulkan," ungkap Muchtar.

Sementara itu, keponakan Muchtar, Yulida mengaku untuk bisa berangkat dan beribadah di tanah suci pamannya tersebut kerap marathon setiap pagi untuk menjaga agar fisiknya tetap fit.

"Mamak (panggilan untuk Paman) sangat sehat, usia tidak menghalangi niatnya untuk berangkat menunaikan ibadah suci," sebut Yulida.

Muchtar Koto Nurdin merupakan jamaah yang tergabung dalam 295 jamaah calon haji asal Kota Bukittinggi. Ratusan jamaah tersebut dijadwalkan akan berangka ke Medinah pada 4 Agustus mendatang.

Jamaah Bukittinggi ini tergabung dalam kelompok terbang ke tujuh embarkasi Padang dan bergabung dengan 89 jamaah asal Bengkulu. Kloter ke tujuh ini diberangkatkan menggunakan pesawat Garuda Indonesia Boeing 777 seri 300 ER yang berkapasitas 393 penumpang.

[Hatta Rizal]