Rawan Kecelakaan, Dishub Sumbar Minta Moda Transportasi Selektif

Kepala Dinas Perhubungan Sumbar, Amran.
Kepala Dinas Perhubungan Sumbar, Amran. (Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Persoalan jasa angkutan transportasi memang tidak akan terlepas dari resiko kecelakaan, baru-baru ini mobil bus angkutan umum Padang-Solok, Jasa Malindo jatuh ke dalam jurang Sitinjau Lauik, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Minggu 23 Juli 2017 lalu.

Kecelakaan tersebut diduga terjadi karena pengendara bus tersebut lepas kendali (out control) dan kemudian bus itu masuk ke dalam jurang sedalam kurang lebih tujuh meter.

Menyikapi persoalan itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Amran meminta perusahaan angkutan seperti perusahaan otobus (PO) untuk memperhatikan dan pemantauan secara intensif kepada sopir Angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP).

Baca Juga

"Persoalan kecelakaan memang tidak sepenuhnya bisa kita atasi namun dengan tetap waspada. Kami tetap melakukan pengecekan secara berkala kepada kendaraan. Pihak perusahaan juga harus bisa memilih sopir dan itu akan meminimalisir terjadinya kecelakaan," ungkapnya, Rabu 25 Juli 2017 di Padang.

Menurutnya, perusahaan angkutan harus teliti dalam memilah dan memilih sopir, jangan hanya mementingkan untung serta mengejar setoran belaka. Keselamatan dan kenyamanan penumpang juga harus diperhatikan. "Keselamatan penumpang segalanya, jangan hanya kejar setoran," tegasnya.

Dia juga mengimbau sopir tidak ugal-ugalan dijalan mengingat lintasan di Sumbar sangat berbahaya. "Utamakan keselamatan penumpang," sebutnya.

Sementara, Kepala Jasa Raharja Sumbar, Bambang P menambahkan, saat kecelakaan Jasa Malindo jatuh ke dalam jurang Sitinjau Lauik, pihak selaku pemberi santunan pada korban kecelakaan lalu lintas, baik pengguna jalan maupun penumpang angkutan umum langsung bergerak cepat.

"Sesaat setelah kecelakaan kami langsung ke rumah sakit untuk melakukan pendataan kepada penumpang. Kami kumpulkan juga data dari media agar hak penumpang bisa kami tunaikan secepatnya,"sebutnya.

[Joni Abdul Kasir]

Penulis: Agusmanto | Editor: -