Baru 350 Jenis Tanaman Herbal di Indonesia yang Dimanfaatkan

"pembinaan di industri ini membutuhkan kerja sama lintas sektoral yang saling terintegrasi"
Ilustrasi (net)

JAKARTA, KLIKPOSITIF -- Direktur Industri Kimia Hilir Kemenperin Teddy Caster Sianturi menegaskan, pihaknya telah menekankan kepada industri kosmetik dan jamu agar terus meningkatkan penguasaan teknologi dan penggunaan produk dalam negeri. ”Upaya ini diharapkan akan mengurangi ketergantungan terhadap bahan baku impor,” ujarnya.

Menurut Teddy, bahan baku industri kosmetik yang menggunakan sumber daya alam pada umumnya diperoleh dari dalam negeri. “Di Indonesia, terdapat 30 ribu jenis tanaman herbal, namun baru 350 jenis yang sudah dimanfaatkan oleh industri,” tuturnya. Hal ini menjadi peluang pengembangan bagi industri obat tradisional serta kosmetik yang berbahan dasar alam karena sedang menjadi tren.

Teddy juga menyampaikan, pembinaan di industri ini membutuhkan kerja sama lintas sektoral yang saling terintegrasi. Pasalnya, selain pemenuhan terhadap regulasi dari sisi kesehatan, juga diperlukan fasilitasi atau pembinaan untuk menjamin standar dan kualitas produk.

”Kemenperin tentunya tidak bisa jalan sendiri mengawal kebijakan pembangunan industri tersebut. Peran asosiasi dunia usaha sangat penting sebagai mitra pemerintah dalam memberikan masukan serta evaluasi kebijakan,” paparnya.

Di samping itu, langkah sinergi lainnya, diterapkan dalam pelaksanaan pengembangan pendidikan vokasi industri yang berbasis kompetensi. “Program ini memiliki keterkaitan dan kesepadanan antara dunia pendidikan dengan dunia kerja, sehingga tenaga kerja lokal juga mampu bersaing di tingkat regional dan global,” jelasnya.

Teddy berharap, melalui program pendidikan vokasi industri yang diinisiasi oleh Kemenperin, Indonesia akan mampu menciptakan sumber daya manusia yang kompeten sesuai kebutuhan dunia industri saat ini.

“Semoga,dengan berbagai program dan kebijakan strategis yang dijalankan tersebut, dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan industri ... Baca halaman selanjutnya