Polemik Pembatalan Bibit Inpago Dhamasraya, Pejabat di Sumbar Saling Tuding

"Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumbar tidak memahami kondisi daerah khusus Dharmasraya"
Ilustrasi (net)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumbar, Candra mengatakan, pembatalan bibit inpago (Padi Tahan Kering) untuk petani Dharmasraya dikarenaka beberapa alasan, diantaranya tidak tersedia bibit padi di lahan kering atau padi gogo rancah. Sebab sesuai dengan aturan, pengadaan harus sesuai dengan bibit yang tersedia.

"Bibitnya tidak tersedia, pengadaan bibit diubah ditengah jalan, mereka juga tidak menjelaskan kepada kami kenapa diubah. Kok dicari benih yang tidak ada, kami juga tidak diberikan informasi untuk pengadaan inpago," Kata Candra, saat ditemui KLIKPOSITIF, Rabu (2/8) diruang kerjanya.

Candra menambahkan, program Luas Tambah Tanam (LTT) sudah berjalan pada bulan Januari 2017 dalam bentuk pengadaan, usulan harus sudah masuk pada bulan Maret. Proses penanaman sudah dimulai bulan April dengan konsekuensi semua kegiatan dilapangan harus menyesuaikan. Dharmasraya baru bergerak untuk mengadakan kegiatan itu pada Maret dengan memasukkan ke Unit Layanan Pengadaan (ULP) dengan penunjukan langsung kepada PT. Pertani.

"April kemaren kami cek ternyata belum berjalan, kami bahkan sudah cek PT. Pertani kenapa tidak jalan, mereka menjawab ada jenis yang diubah, kami tanyakan lagi kenapa diubah namun tidak ada jawabannya," tuturnya.

Dilanjutkannya, "Kenapa Dharmasraya tidak mengambil bibit tersedia saja dan sesuai aturan. Untuk inpago juga tidak pernah ditahan di Sumbar apakah petani terbiasa dengan bibit itu,". Dia juga mengakui anggaran untuk Dharmasraya dipindahkan ke Kota Padang.

Selain itu kata Candra, Dharmasraya juga bermasalah soal realisasi target Luas Tambah Tanam (LTT) dan laporan penanaman jagung.

Candra menegaskan tidak pernah menggalang-halangi Dharmasraya untuk mendapatkan bantuan bibit tersebut. "jangan dijadikan kami kambing hitam, padahal realisasi rendah. Kami ditegur pusat dengan dasar itu pula kami menegur mereka," ujarnya.

Kemudian Dia ... Baca halaman selanjutnya