Polemik Pembatalan Bibit Inpago Dhamasraya, Pejabat di Sumbar Saling Tuding

"Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumbar tidak memahami kondisi daerah khusus Dharmasraya"
Ilustrasi (net)
menjelaskan, Kementerian Pertanian memiliki program upaya khusus (upsus) swasembada pangan 2015-2017 dengan fokus tiga komoditas, yakni padi, jagung, dan kedelai (pajale). Program diaplikaskan dalam bentuk target luas tambah tanam (LTT). Sumbar salah satu provinsi yang tergabung karena memenuhi syarat luas lahan pertanian, dan Dharmasraya salah satu daerah yang medapatkan bantuan.

"Untuk Percepatan Swasembada Pangan Melalui program Upsus tiga komoditas utama padi jagung kedelai (pajale), pemerintah Presiden Jokowi sangat bertekad untuk mensukseskan kedaulatan pangan dalam 3 tahun ini," ulasnya.

Hal tersebut disampaikan Candra terkait, adanya kebijakan pengeringan yang dilakukan Balai Wilayah Sungai Sumatera V sejak dua bulan terakhir yang dilaporkan berdampak pada kehidupan petani di Kabupaten Dharmasraya.

Menanggapi tanggapan Candra, Kepala Dinas Pertanian Pemkab Dharmasraya Darisman saat dihubungi KLIKPOSITIF mengatakan, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumbar tidak memahami kondisi daerah khusus Dharmasraya. Target awal LTT di Kabupaten Dharmasraya 16.000 hektare, sementara yang baru terealisasi 6.500 hektare. Untuk itu bibit Inpago sebagai solusi agar kekurangan LTT tidak begitu signifikan.

"Ceritanya begini, kan ada salah satu kabid kami punya hubungan emosional dengan Direktur Pembenihan di pusat, saat itu dijanjikan bibit untuk luas lahan 1200 hektare lebih, namun butuh rekomendasi dari provinsi. Itu permasalahannya," sebutnya.

Dia mengaku usulan bibit inpago merupakan permintaan dari petani sendiri. Namun dibatalkan. Ditambahkannya, persoalan kekeringan lahan pertanian di Dharmasraya kerana adanya perbaikan irigasi dari pusat melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera V. Lahan yang terdapat pengeringan irigasi sekitar 4000 hektare.

"Kami mendukung proyek irigasi itu, karena dalam jangka panjang memberikan dampak baik kepada petani, namun agar pengurangan LTT tidak begitu signifikan maka kami carikan ... Baca halaman selanjutnya