Mobil Tabrak Pejalan Kaki di Pasbar, Ibu dan Anak Meninggal Dunia

Inilah mobil yang menabrak pejalan kaki hingga meninggal dunia
Inilah mobil yang menabrak pejalan kaki hingga meninggal dunia (Dokumentasi Polres Pasbar)

PASBAR , KLIKPOSITIF -- Kasus tabrak lari terjadi di Pasbar . Seorang pejalan kaki bernama Desi Dasmita (27) bersama anaknya yang masih berumur satu setengah tahun, warga Jorong Muara Tapus Nagari Sungai Aur Kecamatan Sungai Aur Kabupaten Pasbar -Sumbar, meninggal dunia setelah ditabrak mobil yang melaju tak terkendali.

Polisi telah mengamankan mobil tersebut, namun pengemudinya menghilang melarikan diri.

baca juga: Masyarakat di Air Haji Pasbar Tutup Jalan Masuk Menuju PT Agrowiratama, Ada Apa?

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, Jumat 4 Agustus 2017 di jalan umum Muara Tapus Nagari Sungai Aur,Kecamatan Sungai Aur.

Menurut Kanit Laka Lantas Polres Pasbar Ipda Nofrizal, kejadian itu bermula saat mobil Suzuki Swift dengan nomor polisi BA 1288 SM melaju kencang dari arah Simpang Sontang menuju Simpang Tamunarang.

baca juga: Gelar Pilkada di Tengah COVID-19, KPU Pasbar Butuh Tambah Anggaran

Diduga hilang kendali, mobil tersebut menabrak pejalan kaki yang sedang menggendong anaknya yang berada di sebelah kanan jalan dari arah Simpang Tiga Sontang.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu segera memberi pertolongan dan membawanya ke Puskesmas Ujung Gading. Namun malang, nyawa ibu dan anak itu tidak tertolong.

baca juga: Perpanjang PSBB, Pemkab Pasbar Persiapkan Hal Ini

“Setelah menabrak pejalan kaki, mobil itu masih melaju kencang. Sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian, pelaku melarikan diri dan meninggalkan mobilnya begitu saja. Tidak ada warga yang melihat kemana pergi pelaku,” ujar Nofrizal.

Nofrizal menduga, pelaku sedang dipengaruhi minuman beralkohol saat mengemudi mobil, sehingga tidak mampu mengendalikan laju kendaraan.

baca juga: PSBB Tahap III Diberlakukan, Pemkab Pasbar Mulai Sosialisasikan New Normal

“Identitas pelaku sudah kami kantongi dan kami masih memburu pelaku,” jelas Nofrizal.

[Buyung Fajri]

Penulis: Iwan R